Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Geger Hujan Es di Malang Kamis Siang, Ternyata Ini Penjelasan Ilmiah di Baliknya

📅 Jumat, 10 Apr 2026, 01:10 WIB | Oleh:
Geger Hujan Es di Malang Kamis Siang, Ternyata Ini Penjelasan Ilmiah di Baliknya Doc: ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi
Ket. Ilustrasi: Fenomena hujan es.

MALANG - Fenomena hujan es mengejutkan warga Kota Malang, Jawa Timur, pada Kamis siang di tengah guyuran hujan deras yang melanda sejumlah wilayah.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang, Jawa Timur (Jatim) mengimbau masyarakat agar tidak panik, mengingat fenomena ini merupakan kejadian alamiah yang kerap terjadi pada masa peralihan musim atau pancaroba.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Malang Prayitno di Kota Malang, mengatakan hujan es bisa terjadi seiring berlangsungnya masa peralihan musim. "Kondisi ini terjadi pada masa peralihan musim, seperti saat ini," ucapnya.

Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), kata dia, fenomena alam ini juga menjadi hal yang wajar terjadi di dalam sistem cuaca tropis, terutama ketika atmosfer dalam kondisi yang sangat labil.

Ia mengatakan hujan es di Indonesia pada umumnya mempunyai ciri khas, yakni berlangsung dalam waktu singkat antara lima sampai dengan 15 menit dengan ukuran butiran es kecil hingga sedang.

Sebelum fenomena itu terjadi, lanjut dia, biasanya akan diawali terjadinya perubahan cuaca yang bisa dirasakan oleh masyarakat, salah satunya suhu udara menjadi lebih dingin.

Menurutnya, kejadian hujan es juga hampir selalu disertai dengan terjadinya hujan dengan intensitas deras, angin kencang, dan petir.

Pihaknya menekankan masyarakat perlu memahami fenomena ini dengan bijak, mengingat penyebab terjadinya hujan es bisa dijelaskan secara ilmiah.

"Pemahaman yang baik mengenai mekanismenya penting agar masyarakat tidak salah menafsirkan fenomena ini sebagai kejadian ekstrem yang tidak dapat dijelaskan secara ilmiah," ujar Prayitno.

Meski demikian pihaknya tetap mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tetap mewaspadai potensi terjadinya cuaca ekstrem yang bisa muncul sewaktu-waktu.

Salah seorang warga asal Jalan Sulfat, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Pratama memperkirakan hujan es terjadi pada Kamis sekitar pukul 13.00 WIB.

Saat itu dia mendengar adanya suara benda jatuh di depan halaman rumahnya ketika hujan deras melanda.

"Sempat kaget, panik, karena ada bunyi benda jatuh, mirip kerikil yang jatuh. Terus saya lihat keluar, ternyata es," kata dia.

Ia memperkirakan kejadian hujan es berlangsung sekitar lima menit. "Kira-kira lima menitan saja, setelah itu hujan biasa," ucap Pratama.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Logistik Hijau Dinilai Kunci Menangkan Persaingan Industri
    Preview komentar:
    Inisiatif mulia dari Kementerian Kehutanan terkait optimalisasi rute ...
  • ESDM: Efisiensi Energi Bisa Pangkas 37 Persen Emisi Sektor Energi, Industri Makin Untung
    Preview komentar:
    Langkah proaktif pemerintah melalui program percontohan SETI ini ...
  • Fenomena Langit Agustus 2026: Gerhana Matahari Total, Hujan Meteor, Blood Moon hingga 6 Planet Sejajar
    Preview komentar:
    Membaca rangkuman fenomena langit Agustus 2026 di artikel ...
Luar Negeri
Rwanda Kebut Percepatan Per...
Nasional
Menteri UMKM Dorong Perluas...

Menteri Ekraf Dukung Pengembangan “Board Game”

18 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
Menteri Ekraf Dukung Pengem...
Olahraga
Duel Persija vs Persib Dija...
Jorge Messi Meninggal di Usia 68 Tahun , Sosok Penting di Balik Kesuksesan Lionel

Jorge Messi Meninggal di Usia 68 Tahun , Sosok Penting di Balik Kesuksesan Lionel

09 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.