Liga Champions: Strategi Tiga Bek Gagal, Liverpool Tak Berkutik di Markas Paris Saint-Germain
Kamis, 09 Apr 2026, 09:38 WIBPARIS, PRANCIS â Pelatih Liverpool, Arne Slot, mengakui tim asuhannya kalah kelas dari Paris Saint-Germain setelah takluk 0-2 pada leg pertama perempat final Liga Champions, Kamis (9/4) dini hari WIB.
Bermain di ibu kota Prancis, Liverpool tampil tertekan hampir sepanjang pertandingan. Slot bahkan menyebut timnya berada dalam âmode bertahanâ saat menghadapi dominasi PSG yang begitu kuat.
âPSG jelas tim yang jauh lebih baik hari ini dan bisa saja mencetak lebih dari dua gol. Hal positifnya, para pemain Liverpool tetap menunjukkan semangat juang dan terus berusaha,â ujar Slot.
Gol pembuka tuan rumah dicetak oleh Desire Doue melalui tembakan yang berbelok arah di awal laga. Keunggulan kemudian digandakan Khvicha Kvaratskhelia pada babak kedua.
Statistik memperlihatkan dominasi PSG: 70 persen penguasaan bola dan 18 percobaan tembakan, berbanding hanya tiga milik Liverpool.
âTentu Anda ingin tampil lebih baik, tetapi dalam sebagian besar pertandingan kami seperti bertahan hidup. Mungkin kami juga sedang berada dalam fase sulit di periode musim ini,â lanjut Slot, merujuk pada performa timnya yang hanya meraih satu kemenangan dari enam laga terakhir.
Meski demikian, pelatih asal Belanda itu menegaskan peluang belum sepenuhnya tertutup. Liverpool akan menjalani leg kedua di Anfield pekan depan, setelah lebih dulu menghadapi Fulham di Liga Inggris.
Slot juga menjelaskan keputusannya menggunakan tiga bek tengah, Joe Gomez, Ibrahima Konate, dan Virgil van Dijk, serta mencadangkan Mohamed Salah sepanjang laga.
âDi bagian akhir, fokus kami lebih pada bertahan daripada mencetak gol. Mo punya kualitas luar biasa, tetapi jika dia harus bertahan 20-25 menit di area sendiri, lebih baik energinya disimpan untuk pertandingan-pertandingan berikutnya,â jelas Slot.
Ia menambahkan bahwa perubahan taktik dilakukan untuk meredam ancaman dari bek sayap PSG, Achraf Hakimi dan Nuno Mendes, yang kerap naik membantu serangan.
Di kubu tuan rumah, pelatih Paris Saint-Germain, Luis Enrique, puas dengan performa anak asuhnya meski merasa timnya seharusnya bisa mencetak lebih banyak gol.
âKami bermain sangat baik melawan tim papan atas. Mereka mengubah sistem, tetapi kami sudah terbiasa menghadapi hal seperti itu. Sangat disayangkan kami tidak mencetak lebih banyak gol di babak kedua,â kata Enrique.
PSG kini berada di posisi unggul jelang leg kedua, sementara Liverpool dituntut bangkit di hadapan pendukungnya sendiri di Anfield jika ingin menjaga asa melangkah ke semifinal.
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Final Liga Championa, Perkiraan Susunan Pemain Arsenal dan PSG
-
Tim-tim Besar Italia Absen di Liga Chamions, Termasuk AC Milan
-
Paris Saint-Germain Raih Gelar Ligue 1 Kelima Beruntun
-
Slot Pastikan Harvey Elliott Kembali ke Liverpool Usai Gagal Bersinar di Aston Villa
-
Hasil Liga Inggris: Liverpool Bermain Imbang 1-1 dengan Chelsea
-
Reformasi PSG di era Luis Enrique Berbuah Manis sebagai Kampiun Eropa
-
Arteta vs Luis Enrique: Sahabat Lama, Rival di Final Liga Champions
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.