Jembatan Perintis Garuda Dibangun di Nabire, Akses Wilayah dan Ekonomi Warga Dipacu
Rabu, 08 Apr 2026, 17:20 WIBNabire - Program strategis nasional Presiden melalui TNI yaitu pembangunan Jembatan Perintis Garuda dipandang sebagai langkah strategis dalam mengakselerasi pembangunan infrastruktur dan konektivitas wilayah di Kabupaten Nabire, Papua Tengah.
Wakil Bupati Nabire Burhanuddin Pawennari di Nabire, Rabu (8/4), mengatakan pembangunan Perintis Garuda tidak hanya berfungsi sebagai penghubung antar wilayah, tetapi juga menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
âPembangunan ini sangat membantu pemerintah daerah, apalagi di tengah efisiensi anggaran dari pemerintah pusat,â ujarnya saat peletakan batu pertama Jembatan Perintis Garuda di Kampung Beringin, Waroki, Nabire.
Ia mengapresiasi kontribusi TNI, khususnya Kodam XVII/Cenderawasih, dalam mendukung pembangunan infrastruktur di Kabupaten Nabire.
Menurut dia, pembangunan jembatan tersebut diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antar wilayah, mendukung aktivitas ekonomi masyarakat, serta mempercepat pemerataan pembangunan.
Burhanuddin juga mengajak masyarakat untuk turut mendukung proses pembangunan dengan menjaga keamanan serta merawat hasil pembangunan agar dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.
âTidak lupa kita juga mengucapkan terima kasih kepada Presiden RI yang telah mencanangkan program ini melalui TNI,â ujarnya.
Sementara itu, Komandan Kodim 1705/Nabire Letkol Arh. Dwi Palwanto Tirtamentari menjelaskan pembangunan Jembatan Perintis Garuda tahap pertama dilakukan di dua tempat Kampung Beringin Waroki, Distrik Nabire Barat, dan Kampung Kimi, Distrik Teluk Kimi
Jembatan tahap pertama tersebut berjenis beton dilaksanakan selama 35 hari, mulai 8 April hingga 11 Mei 2026 dengan melibatkan 98 personel gabungan TNI dan masyarakat.
âKodim Nabire diberi tugas membangun empat titik Jembatan Perintis Garuda tahun ini, dan saat ini adalah pembangunan tahap pertama. Selain kegiatan fisik pembangunan jembatan, kita juga mengadakan kegiatan nonfisik berupa pembagian sembako dan peralatan olahraga kepada masyarakat,â katanya.
Ia menambahkan, sebelumnya pihaknya telah melakukan peninjauan lokasi pada 1 April 2026 guna memastikan kesiapan pelaksanaan kegiatan.
Meski demikian, pelaksanaan pembangunan menghadapi tantangan berupa tingginya curah hujan yang berpotensi menghambat pekerjaan di lapangan.
âSecara umum persiapan sudah berjalan baik, namun faktor cuaca menjadi salah satu kendala yang perlu diantisipasi,â ujarnya.
Redaktur: Andes Tanjung
Penulis: Antara
Berita Terkait:
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.