Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BBKSDA NTT Lepasliarkan Anak Komodo yang Masuk Pemukiman Warga

📅 Rabu, 08 Apr 2026, 16:25 WIB | Oleh:
BBKSDA NTT Lepasliarkan Anak Komodo yang Masuk Pemukiman Warga Doc: ANTARA/HO-BBKSDA NTT
Ket. Petugas dari BBKSDA NTT mengukur panjang dari anakan Komodo yang masuk ke pemukiman warga di usun Londang, Desa Nanga Mbaur, Rabu (7/4).

KUPANG -- Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Nusa Tenggara Timur (NTT) melepasliar seekor anak komodo yang masuk ke pemukiman warga di Kabupaten Manggarai Timur.

Kepala BBKSDA NTT Adhi Nurul Hadi di Kupang, Rabu, mengatakan evakuasi dilakukan setelah laporan warga Dusun Londang, Desa Nanga Mbaur, Kecamatan Sambi Rampas, terkait keberadaan komodo di dalam pondok.

“ResponS cepat masyarakat sangat membantu proses penanganan agar dapat dilakukan secara aman, baik bagi warga maupun satwa," kata Adhi.

Dia mengatakan sebelum dievakuasi tim BBKSDA NTT mengidentifikasi anak komodo tersebut dan diketahui panjangnya 42 centimeter dan berat 0,08 kilogram atau masih dalam kategori hatchling.

Petugas melakukan pemeriksaan menyeluruh, termasuk pengukuran, pemasangan penanda PIT tag (microchip), serta pengambilan sampel darah sebelum satwa dilepasliarkan kembali ke habitat alaminya di kawasan Watu Pajung.

Dia menjelaskan pelepasliaran dilakukan dengan mempertimbangkan kesesuaian habitat dan tingkat kelangsungan hidup, termasuk menempatkan satwa di atas pohon guna menghindari predator dan membantu proses adaptasi.

BBKSDA NTT menilai kemunculan komodo di sekitar permukiman perlu menjadi perhatian serius, mengingat dalam beberapa waktu terakhir laporan serupa meningkat di wilayah Kecamatan Sambi Rampas.

BBKSDA NTT tak ingin ada konflik antara hewan yang dilindungi tersebut dengan warga di daerah tersebut. Pasalnya berdasarkan monitoring yang dilakukan oleh tim BBKSDA jumlah atau estimasi komodo di daerah itu berkisar dari 5 hingga 19 ekor.

Karena itu BBKSDA telah mengimbau warga untuk selalu waspada, agar tidak terjadi konflik antara komodo dengan warga.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.