Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Situasi Teluk Masih Panas, Kapal Tanker Qatar Berbalik Haluan Hindari Selat Hormuz

📅 Selasa, 07 Apr 2026, 19:13 WIB | Oleh:
Situasi Teluk Masih Panas, Kapal Tanker Qatar Berbalik Haluan Hindari Selat Hormuz Doc: AFP

ISTANBUL - Dua kapal tanker yang mengangkut gas alam cair (LNG) Qatar mengubah tujuan ke Pakistan dan kemudian terlihat berputar-putar di Teluk Persia dekat Oman setelah pada Senin (6/4) mencoba mendekati Selat Hormuz.

Menurut data pelacakan kapal MarineTraffic, kedua kapal bernama Rasheeda dan Al Daayen itu bergerak dari Qatar menuju Selat Hormuz.

Upaya ini merupakan pertama kalinya kapal bermuatan LNG Qatar meninggalkan negara Teluk itu menuju Selat Hormuz, sejak konflik kembali berkecamuk di Timur Tengah akibat serangan gabungan AS dan Israel terhadap Iran pada 28 Februari 2026.

Data pelacakan kapal kemudian menunjukkan kedua kapal tersebut berbalik arah sebelum mencapai Selat Hormuz.

Data menunjukkan bahwa kapal-kapal tanker itu kemudian mencantumkan Pakistan sebagai tujuan berikutnya, tetapi pergerakan terbaru mereka menunjukkan ketidakpastian apakah mereka akan melakukan upaya lain untuk melintasi selat tersebut.

Berdasarkan cuplikan pelacakan terbaru yang tersedia, kapal-kapal tersebut berada di dekat Oman setelah berbalik arah.

Perubahan haluan terbaru ini terjadi karena lalu lintas melalui Selat Hormuz masih sangat terganggu akibat konflik regional yang sedang berlangsung antara AS, Israel, dan Iran.

Perseteruan tersebut menyebabkan penurunan signifikan jumlah lalu lintas kapal di jalur maritim strategis yang dilalui sekitar 20 persen minyak dan gas alam cair dunia.

Jika kedua kapal Qatar itu berhasil menyelesaikan pelayaran, mereka akan menandai transit kargo bermuatan LNG pertama melalui Selat Hormuz sejak konflik dimulai, menurut data pelacakan kapal.

Selat Hormuz menjadi kunci bagi sebagian besar perdagangan minyak dan gas laut global. Setiap gangguan di jalur perairan penting itu memiliki implikasi langsung bagi pasar energi dan pelayaran regional.

Saat ini, lalu lintas di Selat Hormuz dikendalikan oleh Iran, sebagai balasan atas serangan AS dan Israel.

Pada Minggu (5/4), Oman menyatakan telah mengadakan pembicaraan dengan Iran tentang opsi untuk membantu memastikan kelancaran pelayaran melalui jalur air tersebut di tengah ketegangan regional. Ant/Anadolu

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Polres Bekasi Gelar Operasi...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Indonesia Vs Oman 3-0, Tambah Gol Keunggulan dari Kaki Ragnar Oratmangoen di Babak Kedua

Indonesia Vs Oman 3-0, Tambah Gol Keunggulan dari Kaki Ragnar Oratmangoen di Babak Kedua

05 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.