- Home
-
- Luar Negeri
-
- Nepal Umumkan Libur Dua Ha...
Nepal Umumkan Libur Dua Hari untuk Mengatasi Krisis Energi Akibat Perang di Iran
Senin, 06 Apr 2026, 11:41 WIBKATHMANDU - Nepal pada hari Minggu (5/4) mengumumkan pengurangan jam kerja mingguan dari enam hari menjadi lima hari untuk pegawai negeri sipil dan lembaga pendidikan guna mengatasi krisis energi yang disebabkan oleh perang di Timur Tengah.
Hingga saat ini, Sabtu adalah satu-satunya hari libur setiap minggu bagi para pekerja tersebut di negara Himalaya ini.
Dalam rapat kabinet darurat pada hari Minggu, pemerintah memutuskan untuk memperpanjang akhir pekan hingga mencakup hari Sabtu dan Minggu.
âKantor-kantor pemerintah dan lembaga-lembaga pendidikan akan tetap tutup selama dua hari dalam seminggu â Sabtu dan Minggu,â kata juru bicara pemerintah Sasmit Pokharel kepada wartawan.
"Mengingat situasi yang tidak nyaman saat ini yang disebabkan oleh pasokan bahan bakar, pemerintah dan lembaga pendidikan tetap tutup selama dua hari," kata Pokharel.
Pokharel mengatakan bahwa libur dua hari akan mulai berlaku minggu ini.
Kantor pemerintah sekarang akan beroperasi dari pukul 9 pagi hingga 5 sore, Senin hingga Jumat.
Pokharel mengatakan pemerintah juga sedang menjajaki langkah-langkah hukum untuk mengubah kendaraan berbahan bakar bensin dan diesel menjadi kendaraan listrik, tetapi tidak memberikan rincian lebih lanjut.
Nepal, negara terkurung daratan dengan 30 juta penduduk, hampir sepenuhnya bergantung pada India untuk pasokan bahan bakar fosilnya, sehingga rentan terhadap guncangan harga internasional.
Harga bahan bakar penerbangan hampir berlipat ganda pada hari Kamis, sementara Perusahaan Minyak Nepal milik negara mengatakan telah mengalami kerugian besar pada produk minyak bumi lainnya meskipun ada beberapa kenaikan harga.
Nepal mulai menjual tabung gas LPG setengah penuh bulan lalu untuk mencegah penimbunan dan pembelian panik, dengan para pejabat mendesak masyarakat untuk mengurangi penggunaan bahan bakar.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Harga BBM di Inggris Melonjak, SPBU Alami Gangguan Pasokan
-
Krisis Energi Global: IEA Sebut Dampaknya Lebih Parah dari Krisis Minyak 1970-an
-
10 Tahun Drama "Goblin", Para Pemainnya Bakal Reuni dan Lakukan Perjalanan Bersama
-
Pengusaha Pengantaran Komit untuk Mengikuti Aturan Bonus Hari Raya untuk Ojol
-
Gubernur Pramono Lantik 473 Anggota Satpol PP dan Puluhan Guru Baru
-
Selat Hormuz Memanas, Walhi Ingatkan Risiko Energi Fosil dan Dorong Transisi Berkeadilan
-
Jepang Janjikan Dana 10 Miliar Dollar AS Bantu Negara ASEAN Atasi Krisis Minyak
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.