Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

PVMBG Perluas Batas Aman Kawah Puncak Gunung Slamet Jadi 3 Km

📅 Sabtu, 04 Apr 2026, 18:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
PVMBG Perluas Batas Aman Kawah Puncak Gunung Slamet Jadi 3 Km Doc: ANTARA
Ket. Gunung Slamet terlihat dari Desa Karangnanas, Kecamatan Sokaraja, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Sabtu (4/4/2026) sore.

PURWOKERTO – Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) memperluas batas aman di sekitar kawah puncak Gunung Slamet di Jawa Tengah dari dua kilometer menjadi tiga kilometer seiring meningkatnya aktivitas vulkanik gunung tersebut.

Saat dihubungi dari Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Sabtu (04/4) sore, Kepala Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Slamet, Muhammad Rusdi, mengatakan kebijakan tersebut tertuang dalam Laporan Khusus Nomor 631.Lap/GL.03/BGL/2026 tentang Perubahan Jarak Rekomendasi Gunungapi Slamet tanggal 4 April 2026 yang ditandatangani Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Geologi Lana Saria yang diambil berdasarkan hasil pemantauan visual dan instrumental dalam beberapa waktu terakhir.

Menurut dia, peningkatan aktivitas telah terdeteksi sejak akhir Maret 2026, diawali dengan kemunculan gempa berpola yang kemudian ditindaklanjuti dengan pemantauan menggunakan citra udara melalui drone.

“Dari hasil pemantauan tersebut terindikasi adanya kenaikan suhu yang cukup signifikan di area kawah,” katanya di Pos PGA Slamet, Desa Gambuhan, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang.

Ia mengimbau masyarakat di wilayah sekitar Gunung Slamet yang meliputi Kabupaten Banyumas, Purbalingga, Pemalang, Tegal, dan Brebes untuk tetap tenang serta tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum jelas kebenarannya.

“Jika membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai aktivitas Gunung Slamet, silakan hubungi kami atau BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) di masing-masing wilayah,” kata Rusdi.

Sementara itu, Plt Kepala Badan Geologi Lana Saria dalam Laporan Khusus Nomor 631.Lap/GL.03/BGL/2026 tentang Perubahan Jarak Rekomendasi Gunungapi Slamet tanggal 4 April 2026 menyebutkan PVMBG secara resmi memperluas jarak rekomendasi aman di sekitar kawah puncak menjadi tiga kilometer.

Dalam laporan itu disebutkan bahwa peningkatan aktivitas ditandai oleh perubahan visual dan data instrumental, termasuk embusan gas berwarna putih setinggi sekitar 300 meter di atas kawah yang teramati sejak 3 April 2026.

Kondisi tersebut menunjukkan adanya aktivitas degassing atau pelepasan gas magmatik dari dalam gunung.

Selain itu, hasil analisis citra termal menunjukkan kenaikan suhu kawah yang signifikan, dari sekitar 247,4 derajat Celcius pada September 2024 menjadi 463 derajat Celcius pada 3 April 2026, yang disertai perluasan area anomali panas membentuk pola melingkar di sekitar dinding kawah.

Dari sisi kegempaan, pada periode 16 Maret hingga 3 April 2026 tercatat ratusan gempa embusan dan gempa frekuensi rendah yang terjadi secara fluktuatif namun cenderung meningkat sejak akhir Maret.

Aktivitas tersebut berkaitan dengan peningkatan tekanan gas magmatik di dalam tubuh gunung, yang juga ditunjukkan oleh hasil pemantauan deformasi berupa pergerakan magma menuju kedalaman yang lebih dangkal.

“Potensi bahaya saat ini berupa erupsi yang dapat menghasilkan abu vulkanik, hujan lumpur, lontaran material pijar di sekitar puncak, serta embusan gas vulkanik dengan konsentrasi tinggi yang terbatas di sekitar kawah,” kata Lana dalam laporan tersebut.

Selain itu, hujan abu berpotensi terjadi di wilayah sekitar kawah hingga daerah yang dipengaruhi arah dan kecepatan angin.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Sumut Resmi Larang Penggunaan Vape bagi ASN dan Non-ASN

Sumut Resmi Larang Penggunaan Vape bagi ASN dan Non-ASN

17 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.