Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pasca-Lebaran, Sequis Life Ajak Masyarakat Reset Finansial dan Gaya Hidup demi Hari Esok yang Lebih Baik

📅 Rabu, 01 Apr 2026, 18:32 WIB | Oleh:

Selain finansial, kondisi kesehatan juga perlu mendapat perhatian pada periode pasca-Lebaran. Perubahan pola makan, jam tidur, dan aktivitas selama Ramadan dan Lebaran yang identik dengan jamuan bersama keluarga dan konsumsi makanan berlebih dapat berdampak pada kondisi tubuh.


Peningkatan konsumsi makanan tinggi gula, garam, dan lemak selama libur panjang berpotensi meningkatkan risiko gangguan kesehatan.  Sebagian orang dapat mengalami kenaikan berat badan, sementara yang lain meskipun berat badan stabil tetap berisiko mengalami peningkatan kadar kolesterol, gula darah, serta tekanan darah.


Dr. Juwalita menekankan pentingnya prinsip “Know Your Numbers” yang dapat dilakukan melalui pemeriksaan kesehatan rutin, seperti tekanan darah, gula darah, kolesterol, dan indeks massa tubuh.

“Seseorang dapat saja merasa sehat secara fisik. Namun, indikator kesehatannya belum  tentu optimal. Bahkan, dapat mengalami gangguan metabolikDeteksi dini melalui pemeriksaan berkala merupakan langkah preventif yang lebih cerdas dibandingkan pengobatan jangka panjang,” jelas dr. Juwalita.


Data Profil Kesehatan Indonesia 2025 dari Kemenkes RI menunjukkan bahwa Penyakit Tidak Menular (PTM) seperti hipertensi, diabetes melitus, dan obesitas semakin meningkat pada kelompok usia muda, di rentang usia 16-30 tahun. Peningkatan ini dipicu pola konsumsi dan gaya hidup yang tidak sehat, termasuk rendahnya aktivitas fisik pada era digital. 

Peningkatan tren penyakit pada usia muda adalah peringatan bahwa risiko kesehatan dapat muncul lebih dini. Pasca-Lebaran dapat dimanfaatkan untuk kembali membangun pola hidup sehat dan melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala.


Hari Esok yang Lebih Baik - Mulai dari Kebiasaan Kecil 

Melengkapi diskusi, Brand Ambassador Sequis Life Donna Agnesia berbagi pandangan mengenai pentingnya menjaga keseimbangan antara kesehatan dan perencanaan finansial di tengah kesibukan. 


Menurutnya, hari esok yang lebih baik tidak datang begitu saja, melainkan harus dimulai sejak hari ini dari kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten.

“Olahraga yang konsisten akan menjadi kebutuhan tubuh secara alami. Kesibukan seharusnya tidak menjadi alasan untuk mengabaikan kesehatan,” ujar Donna.

Ia juga menambahkan bahwa proteksi merupakan bagian dari perencanaan hidup. Asuransi jiwa dan kesehatan adalah wujud cinta untuk keluarga yang paling berarti, mengingat risiko tidak terduga dapat terjadi kapan saja.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.