Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Misi “Everest” Italia: Laga Hidup-Mati Kontra Bosnia Penentu Tiket Piala Dunia

📅 Selasa, 31 Mar 2026, 07:00 WIB | Oleh:
Misi “Everest” Italia: Laga Hidup-Mati Kontra Bosnia Penentu Tiket Piala Dunia Doc: AFP
Ket. Pemain Italia dan pelatih Genaro Gattuso.

MILAN — Tim nasional Italia tinggal selangkah lagi menuju kembalinya mereka ke panggung Piala Dunia. Rintangan terakhir hadir dalam wujud Bosnia dan Herzegovina, yang akan menjamu Gli Azzurri, Rabu (1/4) dini hari WIB dalam final play-off kualifikasi yang diprediksi berlangsung panas di Zenica.

Kemenangan susah payah atas Irlandia Utara pada semifinal pekan lalu belum sepenuhnya meredakan kecemasan publik Italia. Gol dari Sandro Tonali dan Moise Kean menyelamatkan performa yang jauh dari meyakinkan, menghindarkan tim dari potensi kegagalan memalukan lainnya.

Pelatih Gennaro Gattuso bahkan menyebut duel di Zenica sebagai “Everest”, merujuk pada besarnya tekanan yang ia rasakan untuk mengembalikan Italia ke turnamen sepak bola terbesar dunia setelah absen selama 12 tahun.

Hadiah bagi Italia adalah tiket ke Grup B putaran final musim panas ini, bergabung bersama tuan rumah bersama Kanada, Swiss, dan Qatar. Sebuah peluang penting bagi negara dengan tradisi sepak bola kuat yang belum lagi mengangkat trofi sejak 2006.

Gattuso menegaskan bahwa dirinya tidak terlalu memikirkan estetika permainan di laga yang diperkirakan berlangsung dalam kondisi lapangan basah dan atmosfer panas di Stadion Bilino Polje, yang bahkan sempat diguyur salju dalam beberapa hari terakhir.

Namun, sorotan tajam juga mengarah kepada para pemain Italia terkait reaksi mereka usai kemenangan Bosnia atas Wales lewat adu penalti di semifinal lainnya. Sejumlah pemain, terutama bek sayap Federico Dimarco, tertangkap kamera melakukan selebrasi kecil saat Kerim Alajbegovic mengeksekusi penalti penentu di Cardiff.

Gestur tersebut menuai reaksi keras, termasuk dari mantan gelandang Roma dan Juventus, Miralem Pjanic, yang mengatakan kepada media Italia bahwa “Bosnia menunggu mereka dengan tangan terbuka.”

Legenda Italia, Dino Zoff, juga mengkritik tindakan tersebut karena dinilai dapat memicu motivasi tambahan bagi lawan. “Itu bukan hal yang baik karena hanya akan semakin membakar semangat lawan. Saya akan bersikap berbeda,” ujarnya kepada Il Giornale.

Dimarco akhirnya angkat bicara untuk meredam polemik. Pemain Inter Milan itu menegaskan bahwa selebrasinya tidak dimaksudkan sebagai bentuk tidak hormat.

“Saya mendengar kami disebut arogan. Tidak ada alasan untuk itu, kami bahkan absen di dua Piala Dunia terakhir,” kata Dimarco.

Besarnya perhatian terhadap insiden tersebut mencerminkan tingginya tensi menjelang laga krusial ini. Media Italia bahkan menyoroti penunjukan wasit Clement Turpin sebagai pertanda buruk, mengingat ia juga memimpin laga play-off kontra Makedonia Utara yang menggagalkan Italia tampil di Piala Dunia 2022.

Namun di luar takhayul, ancaman nyata datang dari kekuatan Bosnia dan dukungan publik tuan rumah. Kapten Edin Dzeko membuktikan dirinya masih tajam di usia 40 tahun lewat gol penyeimbang di Cardiff. Pengalamannya di Serie A bersama Roma dan Inter turut menambah faktor ancaman.

Dzeko kemungkinan akan berduet dengan talenta muda Kerim Alajbegovic, penyerang 18 tahun milik Red Bull Salzburg yang akan bergabung dengan Bayer Leverkusen musim panas ini. Ia menjadi kreator gol Dzeko pada laga sebelumnya.

“Menghadapi Italia, sulit menentukan siapa favorit. Meski kami bermain di kandang, mereka tetap unggulan,” ujar Dzeko.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar

Perum Bulog Percepat Penyaluran Bantuan Pangan di Depok

57 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Megapolitan
Perum Bulog Percepat Penyal...
Daerah
Insiden Kapal Virgo: 1 Penu...
Nasional
Jejak Hatta-Sjahrir Dihidup...
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.