Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemkab Probolinggo Segera Pulihkan Akses ke Air Terjun Madakaripura

📅 Minggu, 29 Mar 2026, 16:18 WIB | Oleh:
Pemkab Probolinggo Segera Pulihkan Akses ke Air Terjun Madakaripura Doc: ANTARA/HO-BPBD Probolinggo
Ket. Bupati Probolinggo Mohammad Haris bersama sejumlah pejabat meninjau langsung jembatan ambruk yang memutus akses utama menuju Air Terjun Madakaripura di Desa Negororejo, Kecamatan Lumbang, Sabtu (28/3) sore.

Probolinggo, Jawa Timur -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo segera memulihkan akses utama menuju objek wisata Air Terjun Madakaripura di Desa Negororejo yang merupakan jalur penghubung antardesa hingga ke wilayah Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur.

"Keberadaan akses tersebut sangat vital, karena akses utama menuju Madakaripura dan juga menghubungkan beberapa desa sampai ke kabupaten tetangga, Pasuruan," kata Bupati Probolinggo Mohammad Haris dalam keterangannya di kabupaten setempat, Minggu.

Bupati bersama Kepala pelaksana BPBD Kabupaten Probolinggo Oemar Sjarief, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Probolinggo Hengki Cahjo Saputra serta Camat Lumbang Budi Utomo meninjau langsung lokasi jembatan ambruk yang memutus akses menuju Air Terjun Madakaripura di Desa Negororejo, Kecamatan Lumbang pada Sabtu (28/3) sore.

"Saya memastikan langkah cepat penanganan guna memulihkan konektivitas masyarakat dan jalur wisata. Untuk penanganan jangka pendek, Pemkab Probolinggo akan menyiapkan jembatan sementara agar mobilitas masyarakat tetap berjalan," tuturnya.

Ia menjelaskan kerusakan infrastruktur akibat cuaca ekstrem di Kabupaten Probolinggo dalam beberapa bulan terakhir cukup signifikan, karena berdasarkan data tercatat sekitar 28 jembatan, termasuk jembatan yang menuju Air Terjun Madakaripura.

"Sebenarnya itu bukan jembatan murni, melainkan lebih kepada saluran air yang sudah sangat tua, sehingga mengalami keausan dan akhirnya ambruk," katanya.

Menurutnya, pembangunan jembatan permanen membutuhkan proses administratif dan penganggaran yang tidak bisa dilakukan secara instan, karena ada tahapan yang harus dilalui dalam sistem pemerintahan, sehingga diupayakan melalui perubahan anggaran (PAK) agar pembangunan bisa segera direalisasikan.

"Yang menjadi prioritas saat ini adalah bagaimana masyarakat tetap memiliki jalan alternatif. Insya Allah akan kami bantu jembatan sementara, yang penting kendaraan roda empat bisa lewat meskipun bergantian," katanya.

Haris mengajak masyarakat untuk tetap menjaga semangat kebersamaan di tengah kondisi tersebut. Ia mengaku langsung datang dari luar kota dengan menempuh perjalanan panjang demi memastikan kondisi jembatan yang ambruk memutus akses Air Terjun Madakaripura.

"Saya perjalanan hampir lima jam untuk melihat langsung kondisi ini dan memastikan langkah apa yang bisa segera kami lakukan," ujarnya.

Jembatan penghubung menuju kawasan wisata Air Terjun Madakaripura tersebut runtuh akibat tingginya intensitas curah hujan pada Sabtu (28/3) sekitar pukul 02.00 WIB, sehingga akses menuju air terjun dan beberapa desa terputus.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Huntara di Langkahan roboh ...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...

Operasi uji emisi kendaraan di Tangerang

38 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Megapolitan
Pemkot Jakut Vaksinasi Ribu...
Ekonomi
Industri sepatu rumahan kua...

Pelaksanaan program penghapusan bentor

43 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.