- Home
-
- Megapolitan
-
- Cara Pasar Jaya Kelola Sam...
Cara Pasar Jaya Kelola Sampah Pasar Kramat Jati Agar Tidak Menumpuk
Minggu, 29 Mar 2026, 10:55 WIBJAKARTA - Perumda Pasar Jaya melakukan sejumlah upaya untuk memastikan alur pembuangan sampah tetap terkendali sekaligus mencegah penumpukan berulang di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta, salah satunya menertibkan dan menyaring (screening) sampah.
Sebelumnya diketahui volume sampah di kawasan itu diperkirakan mencapai sekitar 6.970 ton atau setara dengan kurang lebih 410 truk tronton, dipicu kendala teknis dalam penyediaan armada pengangkutan sejak 9 Maret 2026.
Manager Humas Perumda Pasar Jaya, Topik Hidayatulloh, dalam keterangan di Jakarta, Minggu (29/3), mengatakan, pihaknya berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta untuk pengangkutan.
âKami terus berkoordinasi intensif dengan instansi terkait untuk memastikan seluruh tumpukan sampah dapat segera terangkut sepenuhnya,â kata dia.
Dalam dua hari terakhir, sebanyak 33 truk tronton telah dikerahkan, terdiri atas 20 armada pada hari sebelumnya dan 13 armada pada Sabtu (29/3). Pembersihan intensif akan terus dilakukan hingga kondisi pasar kembali normal.
Lalu, untuk memperkuat sistem pengelolaan sampah, dalam jangka pendek, Perumda Pasar Jaya memproses pengadaan lima unit truk sampah mandiri berkapasitas 16 meter kubik per unit.
Armada ini ditargetkan mulai beroperasi pada akhir April 2026 guna memperkuat kemampuan pengangkutan internal.
Selain itu, kerja sama dengan pihak ketiga juga akan dioptimalkan untuk mempercepat distribusi dan pengangkutan sampah.
Sementara dalam jangka panjang, Perumda Pasar Jaya mendorong penerapan teknologi pengolahan sampah berkelanjutan.
Uji coba teknologi thermal hydrolysis serta sistem MASARO (Manajemen Sampah Zero) tengah disiapkan sebagai solusi inovatif untuk mengolah sampah langsung dari sumbernya.
"Langkah-langkah ini diharapkan tidak hanya menyelesaikan persoalan yang ada, tetapi juga membangun sistem pengelolaan sampah yang lebih baik," kata Topik.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Rano Karno Terinspirasi Kopenhagen Kelola Sampah Secara Terintegrasi
-
DPRD Jabar Dukung Opsi Pemkot Bandung untuk Pengadaan Mesin Pengolah Sampah di Setiap Kelurahan
-
Menko Zulhas Tegaskan Sanksi Sampah Open Dumping, Masyarakat Akan Diberi Insentif Lewat Sistem Baru
-
Mulai dari Rumah! Warga Jakarta Wajib Pilah Sampah
-
Resmikan Biopori Jumbo Pondok Kelapa, Gubernur Pramono Kebut Target Zero Waste
-
Pengelolaan Sampah Lebih Ramah Lingkungan, TPA Antang Dibangun dengan Sistem Sanitasi Landfill.
-
Buang Sampah Sembarangan, Pedagang Pasar Angke Bakal Ditindak Tegas
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.