24 Jam Terjebak Macet, Pemudik Tasikmalaya Akhirnya 'Bernapas Lega' di Tol Japek II Selatan
📅 Jumat, 27 Mar 2026, 06:26 WIB | Oleh: AlfredKABUPATEN BEKASI - Sejumlah pemudik yang tengah menempuh perjalanan arus balik Lebaran 2026 mulai memadati area rehat sementara di Km 18 Ruas Tol Jakarta-Cikampek (Japek) II Selatan, Desa Sukasari, Kabupaten Bekasi, Kamis (26/3) malam.
Kepadatan di titik ini didominasi oleh kendaraan pribadi yang datang dari arah Gerbang Tol Sadang menuju Setu, setelah sebelumnya terjebak kemacetan panjang di jalur penghubung Cipularang. Otoritas kepolisian setempat mengimbau para pengendara untuk tidak memaksakan diri dan memanfaatkan fasilitas istirahat guna menghindari risiko kecelakaan akibat kelelahan fisik yang ekstrem setelah menempuh perjalanan puluhan jam dari kampung halaman.
Beberapa pemudik tampak memanfaatkan fasilitas yang disediakan seperti tenda istirahat, mushola maupun toilet portabel. Sementara itu, sebagian terlihat bersantai sejenak sebelum melanjutkan perjalanan panjang mereka.
"Kami satu mobil, satu keluarga, ada orang tua saya dan adik saya," kata seorang pemudik Agung (28) yang ditemui di lokasi, Kamis.
Ia mengungkapkan perjalanan mudik kembali ke Bogor pada arus balik Lebaran tahun ini dilakukan bersama keluarga setelah menghabiskan momentum libur Hari Raya Idul Fitri di Kota Tasikmalaya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Agung mengaku perjalanan arus balik tahun ini cukup melelahkan. Berangkat dari Tasikmalaya pada Rabu (25/3) pukul 24.00 WIB dan baru tiba di lokasi ini pukul 22.30 WIB keesokan harinya.
"Perjalanan hampir 24 jam. Dari Tasik sampai Cipularang macet sekali. Baru lancar setelah masuk Tol Japek Selatan dari Sadang. Alhamdulillah sekarang sudah sampai sini," katanya.
Setelah beristirahat selang beberapa menit, Agung berencana melanjutkan perjalanan ke Bogor. "Minum kopi dulu sebentar, habis itu lanjut jalan lagi," ujarnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kapolsek Serang Baru AKP Hotma Sitompul ketika ditemui di lokasi mengimbau para pemudik untuk selalu mengutamakan keselamatan saat berkendara dengan memperhatikan kondisi fisik maupun kendaraan selama menempuh perjalanan arus balik.
Ia menekankan pentingnya mengenali tanda-tanda kelelahan seperti mulai kerap menguap, sulit fokus, refleks yang melambat atau emosi yang mudah terpancing sebagai sinyal untuk segera menepi dan beristirahat.
"Istirahat sejenak tidak hanya menjaga kesehatan pengemudi, tetapi juga dapat meminimalkan risiko kecelakaan lalu lintas sehingga perjalanan tetap aman dan nyaman hingga sampai tujuan," jelasnya.
Dirinya dalam kesempatan itu juga menyampaikan pesan kamtibmas kepada para pemudik dengan meminta mereka untuk tetap waspada terhadap potensi tindak pidana kejahatan selama periode arus balik Lebaran tahun ini.
"Kita imbau juga agar berhati-hati terhadap modus kejahatan seperti pecah kaca atau aksi kriminalitas jalanan lain. Jadi sambil beristirahat sejenak di lokasi ini juga sambil terus waspada," kata dia.(KR-PRA).
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!