- Home
-
- Luar Negeri
-
- Iran Kembali Tembakkan Mis...
Iran Kembali Tembakkan Misil ke Wilayah Israel
Rabu, 25 Mar 2026, 01:00 WIBDi tengah ketidakpastian mengenai kemungkinan pembicaraan untuk mengakhiri perang Timur Tengah, Irankembali melancarkan serangan misil ke IsraelTEHERAN - Iran pada Selasa (24/3) kembali melancarkan serangan misil ke Israelmenyebabkan kerusakan dan korban luka di Tel Aviv, di tengah ketidakpastian mengenai kemungkinan pembicaraan untuk mengakhiri perang Timur Tengah yang telah berlangsung selama tiga minggu.
Gambar dari AFP menunjukkan jalanan yang dipenuhi puing-puing dan sisi sebuah bangunan di pusat komersial Israel yang hancur, sementara petugas pertolongan pertama bergegas membantu setidaknya empat orang yang mengalami luka ringan di empat lokasi berbeda.
Wali Kota Tel Aviv, Ron Huldai, mengatakan kepada wartawan bahwa serangan langsung Iran telah menargetkan sebuah bangunan di lingkungan kelas atas, sementara video AFP menunjukkan fasad blok tiga lantai tersebut hancur.
Menurut beberapa media Israel, polisi percaya bahwa kerusakan tersebut disebabkan oleh misil cluster munition yang dilengkapi dengan tiga hingga empat hulu ledak, masing-masing membawa sekitar 100 kilogram bahan peledak.
Media Iran melaporkan bahwa pesawat tempur AS-Israel telah menyerang dua fasilitas dan sebuah pipa gas, beberapa jam setelah Presiden Donald Trump menarik kembali ancamannya untuk menyerang lokasi energi dengan alasan perlunya sebuah pembicaraan yang sangat baik untuk mengakhiri perang.
Trump mengatakan pemerintahannya sedang berbicara dengan "orang penting" yang tidak disebutkan namanya, dan memperingatkan jika pembicaraan gagal dalam lima hari ke depan,maka AS akan terus membombardir Iran sepuasnya.
Namun ketua Parlemen Teheran, Mohammad Bagher Ghalibaf, yang dilaporkan terlibat dalam pembicaraan, mengatakan tidak ada negosiasi yang sedang berlangsung, dan bersikeras bahwa Trump berusaha untuk memanipulasi pasar keuangan dan minyak.
Pasar saham melonjak dan harga minyak mengalami sedikit penurunan setelah perubahan sikap mendadak Trump menjelang tenggat waktu yang telah ia tetapkan untuk membuka kembali jalur pelayaran Selat Hormuz atau menyaksikanAS menghancurkan pembangkit listrik Iran.
Media AS, Axios, melaporkan bahwa negosiator AS, Steve Witkoff dan Jared Kushner, mungkin akan bertemu dengan delegasi Iran untuk pembicaraan di Pakistan secepatnya pekan ini, dengan Wakil Presiden JD Vance kemungkinan akan turut bergabung.
Isu Selat Hormuz
Sementara itu Iran dilaporkan telah mengambil langkah untuk memastikan kapal transit yang tidak berafiliasi dengan AS atau Israel dapat melintasi Selat Hormuz. Hal itu dilontarkan Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, pada Senin (23/3).
"Iran telah mengambil langkah untuk memastikan keamanan pelayaran lewat jalur air ini dan akan melakukan koordinasi yang diperlukan bagi kapal yang tidak berafiliasi dengan pihak agresor," kata Presiden Pezeshkian dalam percakapan telepon dengan Perdana Menteri Pakistan, Shehbaz Sharif, seperti dikutip kantornya.
Blokade Selat Hormuz dipicu oleh operasi AS dan Israel terhadap Iran, kata Presiden Iran.
Pada Minggu (22/3), perwakilan tetap Iran untuk Organisasi Maritim Internasional (IMO), Ali Mousavi, mengatakan semua kapal, kecuali kapal musuh, bisa melintasi Selat Hormuz asalkan berkoordinasi dengan Iran.
Pada 28 Februari, AS dan Israel mulai menyerang sejumlah target di Iran, termasuk di Teheran, yang menyebabkan kerusakan dan menewaskan warga sipil.
Iran kemudian meluncurkan serangan balasan ke wilayah Israel dan target militer AS di Timur Tengah.
Eskalasi tersebut menyebabkan blokade de facto Selat Hormuz, jalur utama pengiriman minyak dan gas alam cair dari negara-negara Teluk Persia ke pasar global. Gangguan itu juga mempengaruhi ekspor dan produksi minyak di kawasan.
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: AFP, Antara, Selocahyo Basoeki Utomo S
Berita Terkait:
-
Gandeng Kemenhub, GoTo Fasilitasi Mitra Driver dan Keluarga Mudik Gratis lewat GoMudik
-
Alarm Pangan Berbunyi! Perpres Penyelamatan Segera Diterbitkan
-
Potensi Terjadi Hujan Deras di Jakarta Saat Idul Fitri
-
PDIP: Gugurnya 8 Prajurit TNI di Lebanon Momentum PBB untuk Bersikap Lebih Tegas
-
Trump: Operasi Militer Iran Lebih Enteng, seperti Sebuah Ekspedisi Singkat
-
Trump Mengaku Bicara dengan Hezbollah dan Netanyahu, Konflik Lebanon Memasuki Babak Baru
-
Indonesia Usul Sidang Darurat DK PBB Gandeng Prancis Terkait Gugurnya Pasukan UNIFIL
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.