Alcaraz Tatap Musim Turnamen Tanah Liat Usai Tersingkir di Miami

Selasa, 24 Mar 2026, 08:13 WIB

MIAMI — Petenis nomor satu dunia, Carlos Alcaraz, tetap menunjukkan rasa optimistis terhadap perkembangan permainannya meski harus tersingkir lebih awal di Miami Open. Fokusnya kini beralih ke musim lapangan tanah liat setelah kekalahan di babak ketiga.

Alcaraz harus mengakui keunggulan petenis Amerika Serikat, Sebastian Korda, yang menempati peringkat ke-36 dunia, dalam pertarungan tiga set, Senin (23/3).

Ket. Foto: Carlos Alcaraz. — Sumber: AFP

“Sepertinya saya akan pulang dulu,” ujar Alcaraz. “Menghabiskan waktu santai bersama keluarga dan teman-teman selama beberapa hari. Saya belum tahu seberapa lama tim saya mengizinkan istirahat penuh.”

Petenis Spanyol berusia 22 tahun itu menegaskan pentingnya jeda singkat sebelum memasuki fase krusial musim. “Musim tanah liat sudah di depan mata. Saat ini saya ingin mengambil beberapa hari libur, menyegarkan pikiran dan energi, agar siap tampil dalam kondisi terbaik.”

Kekalahan ini terasa kontras dengan performa impresif Alcaraz dalam satu tahun terakhir. Ia mencatat rekor luar biasa 73 kemenangan dan hanya enam kekalahan, termasuk start sempurna 16-0 pada awal 2026 yang diwarnai gelar Australia Open, menjadikannya petenis termuda yang melengkapi Career Grand Slam.

Selain itu, Alcaraz juga sukses meraih gelar di Doha serta menembus semifinal Indian Wells. Namun, ia menyadari statusnya sebagai pemain nomor satu dunia membuat setiap lawan tampil tanpa beban.

“Ketika Anda sering menang dan punya rekor bagus, tekanan justru beralih ke lawan,” kata Alcaraz. “Saya merasa mereka punya lebih banyak hal untuk dimenangkan daripada kehilangan. Mereka bermain tanpa tekanan.”

Meski demikian, Alcaraz berusaha menjaga mentalitas agar tidak terbebani ekspektasi pribadi. “Saya tidak memikirkan tekanan itu. Saya tidak merasakannya sama sekali. Saya hanya mencoba memainkan permainan terbaik saya.”

Ia juga menegaskan bahwa proses peningkatan performa tetap berjalan positif. “Apa yang saya latih, saya rasa sudah saya terapkan dengan sangat baik. Beberapa hal yang sebelumnya kurang nyaman, di turnamen ini mulai terasa lebih baik.”

“Kekalahan ini memang mengecewakan, tetapi secara keseluruhan prosesnya sudah tepat. Saya yakin masih berada di jalur yang benar,” tutupnya.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.