Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemkot Singkawang Cabut Kebijakan Pembatasan pengisian BBM

📅 Senin, 23 Mar 2026, 17:18 WIB | Oleh:
Pemkot Singkawang Cabut Kebijakan Pembatasan pengisian BBM Doc: istimwa
Ket. Pengisian BBM di Kota Singkawang

SINGKAWANG - Pemerintah Kota (Pemkot) Singkawang, Kalimantan Barat terhitung sejak 18 Maret 2026 mencabut kebijakan pembatasan pengisian bahan bakar minyak (BBM) setelah kondisi antrean di seluruh stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) dinyatakan kembali normal.

Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie mengatakan, keputusan tersebut diambil berdasarkan hasil pemantauan di 11 SPBU yang menunjukkan tidak lagi terjadi kepadatan kendaraan saat pengisian BBM.

“Kami menyampaikan bahwa surat edaran terkait pembatasan pengisian BBM telah dicabut. Kondisi di 11 SPBU di Kota Singkawang sudah normal,” kata Tjhai Chui Mie di Singkawang, Senin (23/3).

Ia menambahkan, pemerintah juga telah menyampaikan pemberitahuan kepada ketua asosiasi SPBU setempat agar operasional pengisian BBM kembali berjalan seperti biasa tanpa pembatasan.

Menurut dia, kebijakan pencabutan ini merupakan bagian dari upaya menjaga stabilitas distribusi energi sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap optimal menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Tjhai Chui Mie turut mengapresiasi peran berbagai pihak yang telah berkontribusi dalam menjaga kelancaran distribusi BBM selama masa pembatasan, termasuk pengelola SPBU, Pertamina, serta masyarakat.

Selain itu, ia juga menyampaikan terima kasih kepada unsur TNI dan Polri serta jajaran Pemerintah Kota Singkawang yang telah menjaga keamanan dan ketertiban selama situasi antrean BBM berlangsung.

Ia mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga ketertiban serta memanfaatkan kondisi yang telah kondusif ini dengan bijak, khususnya dalam memenuhi kebutuhan BBM.

“Semoga masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan suasana yang aman, nyaman, dan penuh kebahagiaan,” ujarnya.

Sementara itu, pemilik SPBU Sungai Wie, Kecamatan Singkawang Tengah, Tony Haryadi menyatakan bahwa kondisi antrean di SPBU miliknya kini telah kembali normal.

Meski demikian, ia menilai distribusi BBM eceran ke wilayah pelosok perlu diperhatikan agar kebutuhan masyarakat di daerah yang jauh dari SPBU tetap terpenuhi.

“Kalau kios BBM di kampung tersedia, masyarakat tidak perlu jauh ke kota dan mengantre, sehingga waktu mereka tidak terbuang dan tetap bisa bekerja,” katanya.

Ia juga mendorong pemerintah melalui dinas terkait untuk melakukan pembinaan terhadap pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar kios BBM dapat beroperasi secara tertib dan membantu pemerataan distribusi energi.

Tony menambahkan, ketersediaan BBM di wilayah pinggiran sangat penting, terutama dalam situasi darurat seperti kebutuhan transportasi menuju fasilitas kesehatan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
SPMB 2026 Bengkulu Tanpa Ti...
Megapolitan
Pemutihan Pajak Kendaraan B...
Megapolitan
30 Rumah di Tanah Tinggi Ja...
Megapolitan
Dua WNA Ditemukan Meninggal...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.