Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemerintah Tugaskan Satgas Pangan untuk Jaga Stabilitas Harga Sembako

8 Kamis, 19 Mar 2026, 14:45 WIB | Oleh:
Pemerintah Tugaskan Satgas Pangan untuk Jaga Stabilitas Harga Sembako Pemerintah Tugaskan Satgas Pangan untuk Jaga Stabilitas Harga Sembako Doc: Dokumentasi Bakom RI
Ket. Wakil Menteri Pertanian Sudaryono

JAKARTA - Pemerintah menugaskan Satgas Pangan menjaga stabilitas harga sembako selama Nyepi dan Idulfitri 2026. Satgas melibatkan Kementerian Pertanian, Badan Pangan Nasional, serta Bareskrim Polri dalam pengawasan intensif.

Wakil Menteri Pertanian Sudaryono menegaskan pengawasan dilakukan agar tidak ada pihak memanfaatkan momentum hari raya. Pemerintah memastikan harga pangan tetap terkendali selama Ramadan hingga Idulfitri berlangsung.

"Kita memastikan tidak ada oknum yang mencari kesempatan dalam kesempitan. Apalagi di situasi Ramadan dan Idulfitri ini," ujarnya berdasarkan keterangan tertulis, Jakarta, Rabu (18/3).

Ia menjelaskan, pengawasan difokuskan pada rantai distribusi pangan dari hulu hingga hilir secara menyeluruh. Satgas memantau sentra produksi daging hingga pedagang agar harga tetap sesuai ketentuan.

"Sehingga kita bisa telusuri mana kala ada harga di atas harga eceran tertinggi (HET). Maka, trace-nya ketahuan siapa yang menaikkan harga yang tidak sesuai aturan," ucap dia.

Ia menambahkan, pengawasan juga diterapkan pada komoditas telur dan daging ayam di berbagai daerah. Langkah ini memudahkan Satgas mengidentifikasi titik kenaikan harga yang tidak sesuai aturan.

"Sudah ada beberapa contoh di beberapa tempat dan di waktu-waktu lampau. Siapa yang melanggar akan ditindak tegas karena menyangkut hajat hidup orang banyak," kata dia.

Ia menyebut, stabilitas harga pangan menjadi perhatian langsung Presiden RI Prabowo Subianto selama periode mudik. Pemerintah terus memonitor harga secara berkala untuk menjaga daya beli masyarakat.

"Bapak Presiden secara dekat, secara berkala, dan secara intens memonitor. Pemerintah memastikan harga tetap terkendali selama periode hari besar," ujar dia.

Ia juga mengimbau, masyarakat aktif melaporkan jika menemukan harga sembako tidak sesuai ketentuan. Laporan dapat disampaikan melalui berbagai kanal termasuk media sosial untuk ditindaklanjuti.

"Mau diviralkan, boleh. Tapi tugas kita adalah menyelesaikan persoalan, mencari masalah, menemukan solusi," ucap dia.

Sekretaris Utama Badan Pangan Nasional, Sarwo Edhy, menambahkan bahwa pemerintah menggelar Gerakan Pangan Murah secara rutin. Program ini bertujuan menjaga stabilitas harga di pasar saat terjadi lonjakan.

"Sehingga masyarakat merasa terbantu. Ini penting untuk intervensi ketika ada harga yang melonjak tinggi," kata dia. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Angkatan Darat AS Berlatih Menggali Kuburan Massal untuk Skenario Perang dengan Banyak Korban
    Apa mungkin AS akan melakukan invasi darat ke ...
  • Satgas Penertiban Kawasan Hutan Selidiki Perusahaan AK, Jejak Hubungan dengan Oknum Aparat Didalami
    Ditanya siapa ak itu kq malah balik bertanya? ...
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Daerah
Perum Bulog Bandung Jamin S...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Mengagetkan Fakta Ini, Hampir 30 Persen Penduduk Kanada Alami Kesulitan Keuangan Rumah Tangga

Mengagetkan Fakta Ini, Hampir 30 Persen Penduduk Kanada Alami Kesulitan Keuangan Rumah Tangga

08 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.