Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ini Fokus Pembangunan Sumbawa Barat 2027, Dibahas Langsung Bersama Warga

📅 Rabu, 18 Mar 2026, 06:00 WIB | Oleh:
Ini Fokus Pembangunan Sumbawa Barat 2027, Dibahas Langsung Bersama Warga Doc: Antara Foto
Ket. Bupati Sumbawa Barat, NTB Amar Nurmansyah (Tengah) saat membuka acara diskusi publik penyusunan RKPD 2027 di Sumbawa Barat, Selasa (17/3).

Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat melaksanakan diskusi publik dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027.

"Program kerja yang dilaksanakan harus nyata dan berbasis data," kata Bupati Sumbawa Barat Amar Nurmansyah saat acara diskusi publik di Sumbawa Barat, Selasa.

Ia menekankan, pentingnya forum ini sebagai ruang pembahasan teknis yang berorientasi pada implementasi, bukan sekadar kebijakan normatif.

“Pada momen ini harus lebih banyak berbicara hal-hal teknis dan aplikatif. Apa yang benar-benar akan dilakukan di 2027, bukan lagi berbicara dalam ranah-ranah kebijakan," katanya.

Ia mengatakan, setiap perangkat daerah harus memahami posisi dan capaian kinerja saat ini sebagai dasar dalam merumuskan langkah ke depan.

“Kalau capaian sudah melampaui target, maka pertahankan atau bahkan cicil target berikutnya. Tapi jika masih tertinggal, maka upaya kita harus dua kali lebih kuat untuk mencapai target yang diinginkan,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa penyusunan Renja bukan sekadar memenuhi kewajiban administratif, melainkan menjadi tolok ukur kinerja pemerintah daerah.

“Bekerja harus dengan strategi yang tepat, punya sasaran dan target yang jelas. Jangan hanya menjalankan kewajiban tanpa arah,” katanya.

Bupati memberikan sejumlah catatan strategis kepada perangkat daerah agar lebih fokus pada kerja berbasis data dan kebutuhan riil masyarakat.

Beberapa di antaranya mencakup penguatan data kesejahteraan sosial, pengembangan sektor pertanian dan hortikultura, penguatan sentra perikanan, pembangunan ekosistem pariwisata, pengelolaan sampah terpadu, hingga peningkatan pelayanan publik yang terintegrasi.

“Semua ini satu kesatuan yang bergerak menuju satu tujuan. Jika ada yang tidak bergerak menuju tujuan tersebut, maka harus ditegur dan didisiplinkan,” katanya.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sumbawa Barat Suhadi menyampaikan bahwa tahapan penyusunan RKPD 2027 telah melalui forum konsultasi publik dan penyempurnaan rancangan awal. Selanjutnya, perangkat daerah menyusun rencana kerja (Renja) masing-masing secara sistematis berbasis sistem perencanaan daerah.

“Forum lintas perangkat daerah ini merupakan ruang sinkronisasi pelaksanaan urusan pemerintahan untuk merumuskan program dan kegiatan sesuai tugas dan fungsi masing-masing perangkat daerah,” jelasnya.

Ia menambahkan, secara umum rancangan awal Renja perangkat daerah telah selaras dengan dokumen perencanaan strategis.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

KPK Berharap Nusron Wahid Kooperatif

35 menit yang lalu | Ones

Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

43 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

43 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.