Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Seniman Reog Temanggung Adakan Tadarus Budaya Pererat Silaturahim Antarpelaku Seni

📅 Minggu, 15 Mar 2026, 17:36 WIB | Oleh:
Seniman Reog Temanggung Adakan Tadarus Budaya Pererat Silaturahim Antarpelaku Seni Doc: ANTARA/Heru Suyitno
Ket. Para seniman reog di Kabupaten Temanggung menyelenggarakan tadarus budaya di halaman Pendopo Pengayoman.

TEMANGGUNG, JAWA TENGAH - Seniman reog di Kabupaten Temanggung menggelar kegiatan bertajuk tadarus budaya di halaman Pendopo Pengayoman sebagai upaya melestarikan kesenian tradisional sekaligus mempererat silaturahim antarpelaku seni di daerah tersebut.

Sesepuh seniman reog Temanggung, Jawa Tengah (Jateng) Ganjul di Temanggung, Sabtu malam, mengatakan saat ini terdapat sekitar 19 grup reog yang tersebar di Kabupaten Temanggung. Dalam kegiatan ini sebanyak 13 kelompok reog hadir dan ikut memeriahkan gelar seni yang digelar setelah pelaksanaan salat tarawih.

“Di Kabupaten Temanggung sudah ada 19 grup reog, tetapi malam ini yang hadir sekitar 13 grup. Kegiatan ini bertujuan sebagai wujud kecintaan kami sebagai orang Jawa untuk menjaga dan melestarikan budaya,” katanya

Ia menjelaskan kegiatan tersebut diberi tajuk tadarus budaya sebagai simbol upaya se Qiman menjaga keberlangsungan seni tradisional. Jika umat Islam melakukan tadarus dengan membaca Al Quran selama bulan Ramadan, para seniman melakukan tadarus dengan menampilkan kesenian sebagai bentuk syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Kesenian reog yang berasal dari Ponorogo, katanya, saat ini telah berkembang di berbagai daerah, termasuk di Temanggung. Oleh karena itu, para seniman berupaya terus merawat dan menghidupkan tradisi tersebut agar tidak punah.

Menurut dia, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat silaturahim antar-kelompok reog di Temanggung sekaligus ruang bagi para seniman untuk saling bertemu, menyapa, dan menumbuhkan semangat menjaga seni budaya daerah.

Ia menyampaikan selain diikuti kelompok reog dari Temanggung, kegiatan tersebut juga mendapat perhatian dari seniman daerah lain, seperti dari Semarang dan Magelang ikut meramaikan kegiatan ini.

Ia menuturkan melalui kegiatan tersebut para seniman berharap nilai-nilai agama dan budaya dapat berjalan beriringan dalam kehidupan masyarakat.

“Budaya jangan sampai punah dan agama juga jangan sampai kita lengah. Keduanya harus berjalan seiring untuk menjaga martabat serta kemajuan Temanggung,” katanya. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.