Putri KW Andalan di Tunggal Wanita All England

Senin, 16 Feb 2026, 06:22 WIB

JAKARTA – Di tengah padatnya tur Eropa awal musim, Indonesia hanya memiliki satu tumpuan di sektor tunggal putri dalam ajang tertua bulu tangkis dunia, All England Open 2026. Beban itu kini sepenuhnya berada di pundak Putri Kusuma Wardani.

Turnamen level Super 1000 tersebut akan berlangsung 3-8 Maret 2026 di Utilita Arena Birmingham, Inggris, dengan total hadiah 1,45 juta dolar AS atau sekitar 24,4 miliar rupiah. Di tengah ketatnya persaingan elite dunia, Putri menjadi satu-satunya wakil Merah Putih di sektor tunggal putri yang memenuhi syarat peringkat untuk tampil di Birmingham.

Ket. Foto: Pebulu tangkis tunggal putri Putri Kusuma Wardani dalam ajang Daihatsu Indonesia Masters 2026. — Sumber: PP PBSI

Kondisi ini tak lepas dari absennya Gregoria Mariska Tunjung yang masih berkutat dengan masalah vertigo. Situasi tersebut membuat Putri kembali menjadi tumpuan utama Indonesia pada salah satu panggung paling prestisius kalender BWF.

Pelatih tunggal putri Pelatnas PBSI, Imam Tohari, memastikan Putri hanya akan mengikuti dua turnamen dalam tur Eropa kali ini. “Untuk tur Eropa, Putri fokus di All England dan Swiss Open. Sementara di Orleans Masters kami menurunkan Thalita Ramadhani Wiryawan,” ujar Imam.

Sepekan setelah All England, Putri dijadwalkan tampil di Swiss Open 2026 yang berlevel Super 300. Adapun Orleans Masters akan dimanfaatkan sebagai ajang berburu poin bagi pemain muda. Thalita, yang saat ini menjadi tunggal putri Pelatnas dengan peringkat terdekat, harus memulai dari babak kualifikasi.

“Saya berharap setiap ada kesempatan, dia bisa mencuri poin sebanyak-banyaknya agar naik level dan bisa tampil di turnamen 300 dan 500,” jelas Imam.

Indonesia sejatinya masih memiliki nama lain seperti Ester Nurumi Tri Wardoyo. Namun pebulu tangkis asal Papua itu sempat absen lebih dari enam bulan akibat cedera sehingga peringkatnya merosot tajam. Ester baru kembali merumput akhir tahun lalu dan sempat tampil di Badminton Asia Team Championship awal bulan ini.

Rangkaian tur Eropa sendiri akan diawali dengan German Open 2026 pada tanggal 24 Februari-1 Maret di Mulheim, Jerman. Usai itu, para pemain langsung bergeser ke Birmingham untuk All England, dilanjutkan Swiss Open (10-15 Maret) dan Orleans Masters (17-22 Maret).

Menariknya, Indonesia hanya mengirim tiga wakil ke German Open, yakni dua ganda putri dan satu ganda campuran. Kebijakan selektif ini mencerminkan strategi PBSI yang memprioritaskan kebugaran serta kesiapan menuju turnamen-turnamen besar, terutama All England yang menawarkan poin dan gengsi tinggi.

Dalam konteks itulah, peran Putri menjadi krusial. Dia tak sekadar membawa nama pribadi, tetapi juga menjaga eksistensi tunggal putri Indonesia di panggung klasik Birmingham. ben/G-1

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.