Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Biaya Kuliah Naik 6% Per Tahun, Allianz Ajak Orang Tua Manfaatkan THR untuk Investasi Pendidikan

📅 Selasa, 10 Mar 2026, 12:33 WIB | Oleh:
Biaya Kuliah Naik 6% Per Tahun, Allianz Ajak Orang Tua Manfaatkan THR untuk Investasi Pendidikan Doc: Allianz Indonesia
Ket. Infografis faktor keuangan yang mempengaruhi sekolah anak. Biaya pendidikan naik lebih cepat dari kenaikan gaji? Allianz Indonesia bagikan strategi cerdas mengelola THR dan bonus tahunan untuk dana pendidikan anak.

JAKARTA – Menjelang momen Idulfitri tahun ini, karyawan akan menerima Tunjangan Hari Raya (THR) sekaligus bonus tahunan karena waktu pembayarannya yang berdekatan. Momentum langka ini harus dimanfaatkan dengan bijak.

Tambahan dana segar tersebut sebaiknya tidak hanya digunakan untuk kebutuhan Lebaran, tetapi juga untuk rencana finansial masa depan. Salah satu prioritas penting bagi orang tua adalah dana pendidikan anak, mengingat biayanya yang terus meningkat.

Membahas hal ini, Allianz Indonesia melalui Ruang Diskusi NgobrAZ (Ngobrol Bareng Allianz) menghadirkan Certified Financial Planner, Annisa Steviani, dalam sesi bertajuk “Gaji Gak Kabur, Pendidikan Anak Jalan Teratur.” Dalam diskusi tersebut, Annisa menekankan bahwa kenaikan biaya pendidikan sering kali melampaui pertumbuhan gaji tahunan.

“Banyak orang tua baru mulai memikirkan dana pendidikan ketika anak sudah masuk usia sekolah. Padahal, perencanaan idealnya dimulai sejak anak masih dalam kandungan atau baru lahir. Semakin cepat dimulai, semakin ringan langkahnya,” ujar Annisa melalui keterangannya pada hari Selasa (10/3).

Ia menjelaskan bahwa kenaikan biaya kuliah rata-rata mencapai 6,03% per tahun, sementara kenaikan gaji tahunan rata-rata hanya berkisar 3%. Tanpa perencanaan matang, kondisi ini berisiko memaksa orang tua mengorbankan kebutuhan lain atau bahkan berutang saat anak memasuki jenjang perguruan tinggi.

Oleh karena itu, momen THR dan bonus tahunan dapat dimanfaatkan untuk membuka atau menambah alokasi dana pendidikan, mengevaluasi kembali proyeksi biaya sekolah, serta menyesuaikan strategi menabung dengan kondisi keuangan terkini.

Annisa membagikan beberapa langkah praktis bagi orang tua:

Survei Sekolah: Cari tahu kisaran biaya masuk dan SPP dari jenjang TK hingga perguruan tinggi.

Rencana Alternatif: Siapkan Plan B dan C jika anak tidak diterima di sekolah pilihan pertama, lengkap dengan simulasi biayanya.

Perencanaan Terstruktur: Catat estimasi biaya per jenjang beserta proyeksi kenaikannya agar gambaran angka tetap realistis.

Jarak Kelahiran: Pertimbangkan jarak usia anak agar timeline biaya pendidikan tidak bertumpuk di periode yang sama.

Selain faktor biaya, Annisa menekankan pentingnya mitigasi risiko. “Perencanaan pendidikan bukan sekadar menabung. Orang tua perlu memikirkan risiko yang bisa mengganggu rencana, seperti sakit atau meninggal dunia pada pencari nafkah utama,” jelasnya.

Wahyuni Murtiani, Head of Corporate Communications Allianz Indonesia, menambahkan bahwa perencanaan pendidikan harus dilihat secara menyeluruh, mencakup tabungan, investasi, dan perlindungan.

“Momentum Idulfitri sering menjadi waktu refleksi keuangan. THR dan bonus dapat menjadi langkah awal strategis untuk memperkuat dana pendidikan sekaligus melengkapinya dengan perlindungan asuransi,” ujar Wahyuni.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Toko-toko di Bordeaux bersi...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...
Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...

Trisakti Bantu Warga Duri Kosambi Olah Sampah

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Megapolitan
Trisakti Bantu Warga Duri K...

Hari Santri Nasional

1.5 jam yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.