Prancis akan Jadi Tuan Rumah Pertemuan Menteri Keuangan G7 tentang Krisis Timur Tengah
📅 Senin, 09 Mar 2026, 09:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: RTE
PARIS - Prancis akan menjadi tuan rumah pertemuan video para menteri keuangan G7 tentang krisis Timur Tengah pada hari Senin (9/3), karena perang di kawasan tersebut memicu kekhawatiran terhadap ekonomi global.
Kementerian keuangan Prancis mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa pertemuan yang diadakan pada pukul 13.30 (1230 GMT) akan "meninjau situasi di Teluk dari sudut pandang ekonomi" dan "peristiwa beberapa hari terakhir".
Menteri keuangan Prancis Roland Lescure sebelumnya mengatakan kepada radio Franceinfo, ia telah sepakat dengan Menteri Keuangan AS Scott Bessent dan menteri keuangan G7 lainnya untuk mengadakan pertemuan tersebut lebih dari seminggu setelah dimulainya perang AS-Israel melawan Iran.
Idenya, katanya, adalah "untuk melihat bagaimana konflik berkembang, bagaimana pasar berkembang". Menteri keuangan dan gubernur bank sentral negara-negara anggota akan hadir, tambahnya.
Prancis memegang jabatan presiden bergilir Kelompok Tujuh negara maju, yang juga meliputi Kanada, Jerman, Italia, Jepang, Inggris Raya, dan Amerika Serikat.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pertemuan pertama para menteri keuangan di bawah kepresidenan Prancis diadakan pada tanggal 27 Januari.
Lescure mengatakan pertemuan minggu depan diharapkan menjadi ajang pertukaran pandangan.
"Kita akan mendengarkan apa yang muncul dari lapangan, dari bisnis, dari para ekonom di berbagai belahan dunia ini," tambahnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Idenya adalah untuk dapat mendiskusikan keadaan situasi, sehingga kita dapat menilai respons apa pun yang mungkin diperlukan, jika kita harus bertindak.
Dalam konflik yang saat ini menjadi konflik lokal di satu wilayah tetapi memiliki dampak global, jelas penting bagi kita untuk berkoordinasi.”
Kenaikan Harga Bahan Bakar
Perang yang dipicu oleh serangan AS-Israel terhadap Iran yang diluncurkan pada 28 Februari memicu lonjakan harga minyak mentah dan gas alam serta penurunan tajam di pasar saham, khususnya di Eropa dan Asia.
Pembicaraan akan membahas masalah blokade Iran terhadap Selat Hormuz, yang memisahkan Iran dari Uni Emirat Arab dan merupakan jalur utama perdagangan maritim.
Hampir 20 persen minyak mentah dunia dan sekitar 20 persen gas alam cair (LNG) biasanya transit melalui jalur pelayaran utama tersebut.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!