Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Eropa Tak Satu Suara soal Serangan AS-Israel ke Iran

📅 Minggu, 08 Mar 2026, 02:00 WIB | Oleh:

Starmer membela keputusan untuk tidak ikut serta dalam serangan tersebut dengan mengatakan solusi terbaik adalah "kesepakatan yang dinegosiasikan dengan Iran, di mana mereka melepaskan ambisi nuklirnya."

Inggris sempat membatasi penggunaan pangkalan Diego Garcia oleh AS, tetapi kemudian mengizinkan fasilitas itu digunakan untuk mendukung pertahanan kawasan dan keamanan Israel.

Inggris juga meningkatkan kehadiran militer defensif di kawasan dengan mengerahkan tambahan jet tempur Typhoon ke Qatar.

Prancis tekankan hukum internasional

Presiden Prancis Emmanuel Macron memperingatkan bahwa tindakan militer di luar hukum internasional dapat merusak stabilitas global dan menyerukan pembahasan darurat di Dewan Keamanan PBB.

Paris berupaya menghindari konfrontasi langsung dengan Washington, tetapi mengecam serangan balasan Iran.

Prancis mengizinkan kehadiran sementara pesawat AS di sejumlah pangkalan dengan jaminan bahwa pesawat tersebut tidak digunakan untuk menyerang Iran dan hanya mendukung operasi pertahanan kawasan.

Prancis juga mengerahkan kapal induk Charles de Gaulle dan aset militer lain ke kawasan untuk melindungi kepentingannya, termasuk pangkalan di Abu Dhabi.

PM Belanda Rob Jetten ikut mengakui ancaman yang ditimbulkan Iran terhadap keamanan kawasan, tetapi menilai serangan AS dan Israel terhadap Iran tidak sejalan dengan hukum internasional.

Jerman lebih sejalan dengan AS

Kanselir Jerman Friedrich Merz menggambarkan Iran sebagai ancaman keamanan utama dan mengatakan puluhan tahun sanksi serta diplomasi gagal menghentikan aktivitas destabilisasi Teheran.

Dalam kunjungannya ke Gedung Putih pekan ini, Trump memuji Merz sebagai "pemimpin yang sangat baik," seraya menyoroti keputusan Berlin yang mengizinkan pasukan AS menggunakan Pangkalan Udara Ramstein di Jerman.

Merz mengatakan pemerintah Barat memiliki kepentingan bersama mencegah Iran memperoleh senjata nuklir, tetapi memperingatkan risiko konflik berkepanjangan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Belajar merangkai kain batik di Semarang

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Ekonomi
Digitalisasi ekonomi melalu...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.