Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Mahasiswa Universitas Syiah Kuala Kembangkan Panel Surya untuk Pemulihan Desa di Pidie Jaya

📅 Jumat, 06 Mar 2026, 06:35 WIB | Oleh:
Mahasiswa Universitas Syiah Kuala Kembangkan Panel Surya untuk Pemulihan Desa di Pidie Jaya Doc: Antara Foto
Ket. Mahasiswa USK Banda Aceh saat memasang inovasi panel surya untuk korban terdampak bencana, di Pidie Jaya, Aceh, Kamis (5/3).

Tim mahasiswa Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya menghadirkan inovasi panel surya sebagai langkah memulihkan kondisi pasca-bencana di Desa Mesjid Tuha, Pidie Jaya, Aceh.

"Inovasi ini untuk menjawab tantangan transisi energi hijau dan ketahanan infrastruktur di daerah rawan bencana," kata Ketua Tim Mahasiswa Berdampak USK, Yuraddin di Pidie Jaya, Kamis.

Kegiatan tersebut dilaksanakan melalui "Program Mahasiswa Berdampak". Tim ini mengimplementasikan inisiatif bertajuk Basis Alternatif Nir-emisi Guna Ketahanan Infrastruktur Terbarukan (Bangkit)) untuk menyulap Desa Mesjid Tuha, Kecamatan Meureudu menjadi percontohan desa cerdas mandiri energi.

Ia menyampaikan inisiatif Bangkit didesain secara holistik untuk memastikan ketersediaan energi, air bersih, hingga kebangkitan ekonomi warga desa pasca-bencana.

Dalam pelaksanaannya, proyek pengabdian ini bertumpu pada empat pilar utama, yakni kemandirian air bersih berbasis internet of things (IoT), menghadirkan sistem filtrasi reverse osmosis (RO) bertenaga panel surya.

"Sistem ini dibekali sensor IoT yang terintegrasi dengan website desa, sehingga warga, khususnya pemuda setempat dapat memantau cadangan air secara real time," ujarnya.

Kemudian, kata Yuraddin, mitigasi bencana kelistrikan, yaitu edukasi dan inspeksi keamanan instalasi listrik di rumah-rumah warga untuk mencegah risiko korsleting lanjutan.

Pilar ketiga, transformasi digital UMKM desa, yakni berupa pelatihan pemasaran digital (upskilling) bagi kelompok ibu PKK pelaku UMKM guna mendongkrak kemandirian ekonomi secara online.

Terakhir, pemulihan hunian warga, dengan aksi gotong-royong memulihkan area pemukiman warga agar lingkungan kembali aman dan layak huni.

Yuraddin menjelaskan inovasi ini dirancang agar desa tidak lagi lumpuh saat krisis terjadi. Mereka ingin membuktikan bahwa inovasi seperti panel surya dan IoT bisa diimplementasikan langsung untuk menyelamatkan fasilitas vital desa.

"Ini adalah langkah kecil dari Aceh untuk ketahanan infrastruktur yang berkelanjutan," katanya.

Sementara itu, Keuchik (Kepala Desa) Gampong Mesjid Tuha Dedy Kuesnedy mengapresiasi dan menyambut baik atas inisiatif mahasiswa USK yang dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat setempat.

"Pasca-bencana ini, kami memang sangat membutuhkan sinergi berupa ide, tenaga, dan pikiran. Kehadiran program di Desa Mesjid Tuha membantu memulihkan keadaan dan membuat warga kami kembali semangat untuk bangkit," kata Dedy.

Dalam kesempatan ini, Kepala Dinas Kominfotik Kabupaten Pidie Jaya Saifuddin menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung inovasi berkelanjutan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.