Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

KAI Catat Volume Angkutan Retail 42.405 Ton Per Februari 2026

📅 Rabu, 04 Mar 2026, 15:25 WIB | Oleh:
KAI Catat Volume Angkutan Retail 42.405 Ton Per Februari 2026 Doc: Istimewa
Ket. PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat volume angkutan retail sebesar 42.405 ton pada periode Januari - Februari 2026. Capaian ini menjadi indikator distribusi barang yang tetap terjaga di awal tahun seiring meningkatnya aktivitas perdagangan dan persiapan kebutuhan Ramadan hingga Lebaran.

JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat volume angkutan retail sebesar 42.405 ton pada periode Januari - Februari 2026. Capaian ini menjadi indikator distribusi barang yang tetap terjaga di awal tahun seiring meningkatnya aktivitas perdagangan dan persiapan kebutuhan Ramadan hingga Lebaran.

Kinerja tersebut melanjutkan tren pertumbuhan dalam dua tahun terakhir yang menunjukkan penguatan peran logistik berbasis rel. Sepanjang 2025, volume angkutan retail KAI mencapai 252.976 ton atau meningkat dibandingkan 2024 sebesar 224.865 ton.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan layanan retail menjadi salah satu penggerak distribusi barang konsumsi dan kebutuhan harian. Menurutnya, awal tahun merupakan fase krusial bagi pelaku usaha untuk memastikan ketersediaan stok sebelum periode permintaan tinggi.

"Distribusi barang yang terjaga menjadi elemen penting dalam mendukung UMKM, perdagangan, serta kesiapan masyarakat menyambut Lebaran," ujar Anne dalam keterangan tertulis, Rabu (4/3).

Melalui pola pengiriman terjadwal dan kapasitas angkut yang terukur, kereta api memberikan kepastian waktu tempuh bagi pelaku usaha. Hal ini memungkinkan perencanaan distribusi dilakukan lebih presisi sehingga arus barang dari sentra produksi ke pusat konsumsi berjalan efisien.

Model bisnis angkutan retail KAI dijalankan melalui dua pendekatan yakni business to business (B2B) bersama mitra logistik resmi dan business to customer (B2C) bagi masyarakat umum termasuk UMKM. Layanan tersebut telah terintegrasi dengan berbagai jasa ekspedisi, e-commerce fulfillment, serta pengiriman antarkota untuk memperluas jangkauan pasar dengan biaya kompetitif.

Menjelang Lebaran, intensitas pergerakan barang diperkirakan meningkat mengikuti lonjakan kebutuhan masyarakat. Distribusi yang lancar dinilai berdampak pada stabilitas pasokan di pasar sekaligus menjaga ritme aktivitas ekonomi di berbagai kota.

Selain efisiensi waktu, moda berbasis rel juga dinilai mampu menekan biaya logistik bagi pelaku usaha. Di sisi lain, distribusi melalui kereta api turut membantu mengurangi beban lalu lintas jalan raya dan mendukung sistem transportasi yang lebih berkelanjutan.

Anne menambahkan KAI terus melakukan penyesuaian operasional agar kapasitas angkut selaras dengan kebutuhan pasar sepanjang 2026. Koordinasi dengan mitra usaha diperkuat untuk menjaga keandalan layanan dan ketepatan waktu pengiriman.

Dengan realisasi 42.405 ton pada dua bulan pertama 2026 serta tren peningkatan tahunan, angkutan retail KAI menunjukkan kontribusi yang terus berkembang terhadap perekonomian nasional. Perusahaan menilai penguatan layanan logistik berbasis rel menjadi bagian penting dalam menjaga momentum pertumbuhan menjelang periode Lebaran.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.