Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Trump Buka Peluang Dialog Tanpa Syarat dengan Kim Jong Un

📅 Jumat, 27 Feb 2026, 14:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Trump Buka Peluang Dialog Tanpa Syarat dengan Kim Jong Un Doc: Antara/Reuters
Ket. Arsip foto - Presiden Amerika Serikat Donald Trump bertemu dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un di zona demiliterisasi yang memisahkan dua Korea, di Panmunjom, Korea Selatan, Minggu (30/6/2019).

TOKYO - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump tetap membuka peluang pembicaraan dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un "tanpa prasyarat apa pun", kata seorang pejabat Gedung Putih, Kamis (26/2), menanggapi pernyataan terbaru Kim mengenai hubungan bilateral.

Pejabat tersebut mengatakan kepada Kyodo News bahwa sikap pemerintahan Trump terhadap Korea Utara tidak berubah, setelah media pemerintah negara itu melaporkan Kim mengisyaratkan dalam kongres partai berkuasa bahwa ia dapat memperbaiki hubungan dengan AS jika Washington meninggalkan kebijakan permusuhan terhadap Pyongyang.

Pejabat itu mencatat bahwa Trump telah menggelar tiga pertemuan puncak bersejarah dengan Kim yang menstabilkan Semenanjung Korea.

Kongres Partai Buruh Korea yang berlangsung selama sepekan, dan digelar untuk pertama kalinya sejak 2021, berakhir pada Rabu. Media resmi melaporkan keesokan harinya bahwa dalam acara tersebut, Kim menyatakan AS sama sekali tidak berubah dalam pandangan permusuhan awalnya terhadap Pyongyang.

Namun, Kim juga dikutip mengatakan bahwa "tidak ada alasan bagi kedua negara untuk tidak menjalin hubungan baik" jika AS mengubah sikapnya. Ia menambahkan bahwa masa depan hubungan bilateral sepenuhnya bergantung pada sikap pihak AS.

Korea Utara telah lama berupaya untuk diakui sebagai negara pemilik senjata nuklir dan mendesak AS serta sekutunya mencabut sanksi ekonomi.

Pada 2018, Trump menjadi presiden AS pertama yang sedang menjabat yang bertemu dengan pemimpin Korea Utara ketika ia berjabat tangan dengan Kim di Singapura. Saat itu, keduanya sepakat untuk bekerja menuju denuklirisasi penuh Semenanjung Korea.

Trump menggelar dua putaran pembicaraan tambahan dengan Kim pada tahun berikutnya, namun kedua pihak akhirnya pulang tanpa mencapai kesepakatan, sementara Korea Utara terus mengembangkan kemampuan rudal dan nuklirnya.

Trump mengatakan ia memiliki hubungan yang baik dengan Kim dan berharap dapat menghidupkan kembali diplomasi dengan Korea Utara.

Namun dalam beberapa bulan terakhir, Trump hampir tidak pernah menyinggung Korea Utara.

Pada Selasa, Trump juga tidak menyebut Korea Utara ketika menyampaikan pidato Kenegaraan pertamanya sejak kembali ke Gedung Putih lebih dari setahun lalu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.