Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Sebanyak 64% Responden Sebut Trump Bawa AS ke Arah yang Benar

📅 Jumat, 27 Feb 2026, 01:10 WIB | Oleh:
Sebanyak 64% Responden Sebut Trump Bawa AS ke Arah yang Benar Doc: ANDREW CABALLERO-REYNOLDS/AFP
Ket. Presiden AS, Donald Trump.

WASHINGTON - Mayoritas responden dalam jajak pendapat yang dilakukan oleh SSRS untuk CNN menyatakan puas terhadap pidato kenegaraan Presiden AS Donald Trump di hadapan Kongres, tetapi masih meragukan kemampuannya menekan biaya hidup.

Survei yang dirilis Rabu (25/2) itu menunjukkan bahwa hampir dua pertiga responden menilai positif pidato tersebut, bahkan 38 persen dari mereka menyatakan pandangan “sangat positif”.

Jajak pendapat itu juga mencatat pidato Trump ditonton oleh pendukung Partai Republik dengan proporsi sekitar 13 persen lebih tinggi dibandingkan komposisi audiens CNN secara keseluruhan.

Setelah pidato disampaikan, sebanyak 64 persen responden mengatakan kebijakan Trump akan membawa Amerika Serikat ke arah yang benar, sementara 54 persen menilai prioritas kebijakan sang presiden sudah tepat.

Meski demikian, responden masih meragukan kemampuan Trump untuk memenuhi janjinya dalam menekan biaya hidup.

Sebelum pidato, mayoritas pemirsa berharap Trump membahas isu ekonomi dan biaya hidup, tetapi hampir setengah responden (45 persen) kemudian menilai pidato tersebut kurang menyinggung persoalan tersebut.

Pidato Trump di hadapan Kongres tersebut menjadi yang terpanjang dalam sejarah penyampaian pesan presiden kepada Kongres dengan durasi 107 menit atau satu jam 47 menit. Rekor sebelumnya dipegang oleh mantan presiden dari Partai Demokrat, Bill Clinton.

Pidato kenegaraan merupakan amanat konstitusional tahunan presiden AS kepada Kongres yang merangkum capaian pemerintahan, menilai kondisi nasional, serta memaparkan agenda prioritas 

Sangat Disayangkan

Sebelum menyampaikan pidato, hasil jajak pendapat Washington Post-ABC News-Ipsos yang diterbitkan pada hari Minggu menunjukkan peringkat persetujuan Trump hanya 39 persen.

Sedangkan sekitar 41 persen yang menyetujui penanganannya terhadap perekonomian secara keseluruhan, dan hanya 32 persen yang menyetujui inflasi.

Trump juga telah dihantam oleh serangkaian pukulan, yang terbaru adalah putusan Mahkamah Agung (MA) di AS yang membatalkan penggunaan tarif perdagangan paksa terhadap negara-negara di seluruh dunia.

Trump, yang sebelumnya menyebut para hakim Mahkamah Agung sebagai "orang bodoh dan penjilat" atas putusan tarif tersebut, sempat berjabat tangan dengan beberapa hakim yang hadir tetapi kemudian dalam pidatonya menyatakan putusan mereka "sangat disayangkan.”

Miliarder itu juga diguncang oleh reaksi keras atas pembunuhan dua warga negara AS dalam penggerebekan imigrasi di Minneapolis dan skandal Jeffrey Epstein. Namun ia tidak menyebutkan skandal Epstein dalam pidatonya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
Roy Suryo Ajukan Praperadil...
Megapolitan
Para Kader Posyandu Tangera...

Bunga Tinggi The Fed Bikin Mental Rupiah Keder

40 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Ekonomi
Bunga Tinggi The Fed Bikin ...

Perluasan Pasar Bisa Melalui Mekanisme Digital

45 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Perluasan Pasar Bisa Melalu...

Pembangunan SDM, Sekolah-sekolah di Tangsel Bersifat Inklusif

47 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Pembangunan SDM, Sekolah-se...
Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp71.600/...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.