Tuntas Pekan Depan, Menteri PU Tekankan Ketersediaan Air Bersih Bagi Rumah Hunian di Tapanuli Selatan

Kamis, 26 Feb 2026, 17:06 WIB

Tuntas Pekan Depan, Menteri PU 

JAKARTA- Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo kembali meninjau pembangunan rumah hunian di Desa Napa, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Kamis (26/2) untuk mendorong percepatan penyelesaian pembangunan rumah hunian bagi masyarakat terdampak bencana sekaligus menjamin kesiapan layanan dasar sebelum ditempati. 

Ket. Foto: Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo kembali meninjau pembangunan rumah hunian di Desa Napa, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Kamis (26/2) untuk mendorong percepatan penyelesaian pembangunan rumah hunian bagi masyarakat terdampak bencana sekaligus menjamin kesiapan layanan dasar sebelum ditempati — Sumber: istimeww

Dalam peninjauan tersebut, Menteri Dody menekankan bahwa ketersediaan air bersih menjadi prioritas utama sebelum rumah hunian ditempati masyarakat. Menurut Menteri Dody, percepatan penyelesaian fisik harus berjalan seiring dengan pemenuhan standar kelayakan dan kenyamanan dasar.

“Kita tidak ingin warga masuk sebelum kebutuhan dasarnya siap. Air bersih harus cukup. Itu yang sedang kita pastikan agar saat ditempati, hunian ini benar-benar layak dan mendukung aktivitas sehari-hari masyarakat,” kata Menteri Dody. 

Sistem air bersih di Batang Toru memanfaatkan sumur bor dan tandon air dengan pompa, sementara pasokan listrik bersumber dari PLN dengan daya 900 watt per unit. Saat ini telah tersedia dua titik sumur bor dangkal, dan Kementerian PU akan menambah menjadi empat hingga lima titik sumur bor untuk memastikan kecukupan pasokan air bagi seluruh warga di 21 blok hunian.

"Saya lihat debit airnya masih kurang, jadi harus menambah beberapa titik bor supaya cukup untuk sekitar 250-an kepala keluarga,” ujar Menteri Dody.

Pembangunan rumah hunian dilaksanakan Kementerian PU melalui Ditjen Prasarana Strategis dengan progres fisik mencapai 87,30%. Menteri Dody mengatakan bahwa penyelesaian fisik hunian sementara ditargetkan rampung pada pekan depan. 

“Huntara yang dikerjakan KementePUrian di Tapanuli Selatan ini sesuai permintaan Pak Bupati dan Ketua BNPB, Insya Allah secara fisik Minggu atau Senin depan selesai. Tapi kita masih harus korelasikan dengan Pak Bupati kapan pengungsi bisa masuk," kata Menteri Dody. 

Secara keseluruhan rumah hunian dibangun sebanyak 252 unit dengan 21 blok modular untuk menampung sekitar 245 kepala keluarga atau kurang lebih 1.800 jiwa terdampak bencana. Penetapan calon penghuni sepenuhnya menjadi kewenangan pemerintah daerah. 

Setiap blok terdiri atas 12 unit hunian dan dilengkapi fasilitas sanitasi komunal berupa 6 unit toilet dan 6 unit shower, masing-masing terdiri dari 3 unit untuk perempuan dan 3 unit untuk laki-laki. Secara keseluruhan tersedia 126 unit toilet dan 126 unit shower. Selain itu, kawasan dilengkapi dapur bersama, area cuci, serta sistem Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) berkapasitas 5 m3.

Rumah hunian dibangun di atas lahan seluas 14.369,03 m2 dari total lahan terukur 74.081,51 m2, dengan luas kawasan keseluruhan sekitar 2,6 hektare. Fasilitas pendukung yang disiapkan meliputi mushola, gedung serbaguna, lapangan futsal, ruang komunal dan taman bermain anak, pos jaga, serta area hijau dan parkir. 

Melalui percepatan penyelesaian fisik yang dibarengi pemenuhan layanan dasar, Kementerian PU memastikan hunian di Batang Toru siap ditempati secara layak dan aman bagi masyarakat terdampak bencana. 

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini

Berita Terbaru

Sempat Unggul, Liverpool Gagal Menang! Newcastle Paksa The Reds Berbagi Poin

Gempa M 5,2 Guncang Manggarai NTT, Ada Potensi Tsunami? Ini Penjelasan BMKG

Menang Dramatis! Lando Norris Rebut Juara GP Belanda 2026, Verstappen Tersingkir Usai Kecelakaan

Karya Kreatif Indonesia dan Karya Kreatif Benuanta 2026, Dorong kebangkitan UMKM dan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Karhutla di Tengah El Nino Ancam Ekonomi, Dampaknya Bisa Lebih Besar dari Nilai Hutan yang Terbakar

Pameran Arsip Asrul Sani Telusuri Jejak Kreatif Maestro Sastra dan Film

Kabut Asap Karhutla Selimuti Palembang, Jarak Pandang Kurang dari 50 Meter dan Kualitas Udara Berbahaya

QRIS Menjangkau 65,77 Juta Pengguna, Mayoritas Merchant Merupakan UMKM

Penyerapan Gabah Petani Capai 3,67 Juta Ton, Bulog Dekati Target 4 Juta Ton

Mendadak Gelar Ratas pada Malam Hari di Waktu Libur! Presiden Bahas Karhutla dan Bencana di NTT

Daun Pandan Tak Sekadar Aroma Khas, Ada Ikatan antara Hainan dan Indonesia yang Terjalin Semakin Erat

Kegiatan Gratis di HBKB Kenalkan Bahasa Isyarat kepada Masyarakat

Banten Siapkan Fasilitas Hoki Baru 2027, Target Cetak Atlet untuk PON 2032 hingga

Karhutla di Kalbar Capai 38 Ribu Hektare, BNPB Waspadai Ancaman Bencana Asap

Status Bandara IKN Bakal Diubah Jadi Bandara Umum

TNI Siagakan 73.766 Personel Tangani Karhutla di Berbagai Wilayah.

TNI Salurkan 695,17 Ton Bantuan untuk Korban Gempa NTT.

Perlu Audit Nasional PMB Jalur Mandiri PTN Buntut Kasus Unsoed

Kelas Menengah Menyusut Pertanda Kemajuan Pembangunan Indonesia Melambat

Pramono Siapkan 10.000 Bus Listrik untuk Atasi Polusi dan Kemacetan Jakarta

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.