AS Abstain dalam Voting PBB bagi Dukung Ukraina

Kamis, 26 Feb 2026, 02:25 WIB

NEW YORK - Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa pada Selasa (24/2) menyatakan dukungan untuk Ukraina pada peringatan keempat invasi Russia, dengan Amerika Serikat (AS) termasuk di antara negara-negara yang abstain dari pemungutan suara.

Majelis tersebut mengesahkan resolusi yang menyatakan bahwa mereka berkomitmen terhadap kedaulatan, kemerdekaan, persatuan, dan integritas wilayah Ukraina dalam batas-batas yang diakui secara internasional.

Ket. Foto: Layar monitor memperlihatkan hasil voting di Majelis Umum PBB yang menyetujui draft  resolusi bagi mendukung Ukraina selama pertemuan Majelis Umum di markas PBB di New York, AS, Selasa (24/2). Voting ini digelar pada peringatan keempat invasi Russia ke Ukraina. — Sumber: AFP/Leonardo Munoz

Rancangan undang-undang tersebut disahkan dengan perolehan suara 107 negara mendukung, 12 menentang, dan 51 abstain, termasuk AS.

Resolusi tersebut juga menyerukan gencatan senjata segera dan tanpa syarat serta perdamaian yang komprehensif, adil, dan abadi.

Sebelum memutuskan untuk abstain, delegasi AS mendesak agar dilakukan pemungutan suara terpisah untuk paragraf-paragraf yang menyangkut integritas teritorial Ukraina dan hukum internasional, tetapi gagasan ini ditolak.

Wakil Duta Besar AS, Tammy Bruce, mengatakan ia menyambut baik seruan PBB untuk gencatan senjata. Namun, ia mengatakan bahwa resolusi tersebut mencakup bahasa yang cenderung mengalihkan perhatian dari upaya diplomatik untuk mengakhiri perang, alih-alih mendukungnya. Ia tidak menyebutkan kata-kata tersebut secara spesifik.

Pada Januari 2025, AS menolak resolusi Majelis Umum PBB yang menyerukan perdamaian yang adil dan abadi untuk mengakhiri perang. Delegasi AS kemudian berhasil meloloskan resolusi yang didukung Russia di Dewan Keamanan yang menyerukan perdamaian tetapi tidak menyebutkan integritas teritorial Ukraina, yang membuat sekutu Eropa Ukraina frustrasi.

Sampai saat ini, dewan tersebut gagal bersuara mengenai perang karena Russia secara konsisten menggunakan hak vetonya. SB/AFP/I-1

  • ukraina

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: AFP, Selocahyo Basoeki Utomo S

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.