Harga Meroket, Pasar Induk Kramat Jati Diguyur 10,9 Ton Cabai Rawit Merah

Rabu, 25 Feb 2026, 13:13 WIB

JAKARTA – Aksi guyur cabai rawit merah (CRM) terus berlanjut tanpa henti. Pasokan CRM yang bersumber dari Champion Cabai binaan Direktorat Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian (Kementan) secara konsisten didistribusikan ke Pasar Induk Kramat Jati (PIKJ) dalam seminggu terakhir ini. 

Pemerintah telah memobilisasi stok CRM bekerja sama dengan petani yang merupakan Champion Cabai binaan Kementan dari berbagai daerah sampai hari Selasa (24/2 mencapai 10,9 ton. Dari jumlah itu, Badan Pangan Nasional (Bapanas) menyokong subsidi biaya distribusi setidaknya sebanyak 7 ton, terutama untuk mobilisasi stok yang menggunakan angkutan udara.

Ket. Foto: Pemerintah telah memobilisasi stok cabai rawit merah (CRM) bersas petani yang merupakan Champion Cabai binaan Kementan dari berbagai daerah sampai hari Selasa (24/2) mencapai 10,9 ton — Sumber: istimewa

"Cabai rawit merah yang agak tinggi belakangan ini, memang di hulunya sudah tinggi. Oleh karena itu, langkah yang kami tempuh sebagaimana arahan dari Bapak Kepala Bapanas, maka kami sudah menggerakkan sampai sekarang lebih dari 4 ton cabai rawit merah ke PIKJ," terang Deputi Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas I Gusti Ketut Astawa di Jakarta pada Rabu (25/2).

Rinciannya, diawali pada 19 Februari dengan pasokan CRM sebanyak 980 kilogram (kg) berhasil sampai di PIKJ dari Champion Cabai Magelang Jawa Tengah (Jateng). Esoknya 538 kg CRM kembali sampai di PIKJ pada 20 Februari dari Champion Cabai Bandung Jawa Barat (Jabar).

Mobilisasi stok CRM semakin meningkat pada 21 Februari sejumlah 1.050 kg dari Champion Cabai Enrekang Sulawesi Selatan (Sulsel). Pada 22 Februari Champion Cabai Magelang Jateng kembali pasok ke PIKJ sebanyak 1.750 kg. Besoknya 1.260 kg datang dari Champion Cabai Magelang Jateng ditambah 750 kg dari Champion Cabai Garut Jabar. 

Pada 24 Februari mobilisasi stok pecah rekor tertinggi karena tembus hingga 4.600 kg dalam sehari. Pasokan ini berasal dari Champion Cabai Enrekang Sulsel 2.100 kg dan Champion Cabai Magelang Jateng 2.500 kg. Diharapkan pasokan CRM dari PIKJ yang dilepas dengan harga antara Rp 60.000 sampai Rp 65.000 per kg di tingkat pengecer dapat menekan harga di pasar turunannya.

"Kita upayakan masuk dulu cabai ini ke pasar induk, sehingga harga mudah-mudahan bisa kita kendalikan karena pasokan sudah mulai bergerak. Tentunya ini berjalan berkat kolaborasi dengan tim Ditjen Hortikultura Kementan bersama seluruh Champion Cabai binaannya," ujar Deputi Ketut.

Kendati demikian, titik cerah kestabilan harga CRM mulai terlihat dengan proyeksi produksi cabai yang akan mulai meningkat ke depannya. Tingkat curah hujan yang mulai melandai menjadi salah satu faktor penentu keberhasilan panen cabai oleh petani domestik.

"Teman-teman sedulur petani menyatakan harga akan sudah mulai menurun karena curah hujan sudah mulai menurun, sehingga mereka mulai berani metik semakin banyak.Oleh karena itu, harapan kita dalam beberapa hari ini, harga cabai sudah mulai turun," ungkap Deputi Bapanas Ketut.

Salah seorang pedagang di PIKJ, Ali mengamini hal tersebut. Menurutnya, pasokan CRM sudah mulai deras masuk ke PIKJ sampai hari ini. Harga jual pun mulai mengendur lambat laun.

"(Harga cabai) turun terus setiap hari. Pasokannya sudah banyak. (Harga) Rp 60.000 sampai Rp 65.000 kalau yang super. Kalau yang model yang dari itu tadi paling lakunya Rp 55.000. Paling 3 sampai 4 harian lagi, paling sudah Rp 50.000," ungkap dia saat ditemui di dalam PIKJ.

Mulai turun

Senada, Tomi yang juga merupakan pedagang di PIKJ bahkan menyebut harga CRM telah menurun secara drastis. Kondisi ini kontras terhadap kondisi sebelum-sebelumnya yang sempat berfluktuasi cukup tinggi.

"Harga untuk saat ini di sekitaran harga Rp 70.000 sampai Rp 75.000. Mentok. Sudah turun drastis. Tidak seperti kemarin sampai ke Rp 140.000 sampai Rp 150.000 atau 140.000. Sekarang sudah turun dari semua," beber Tomi.

Tomi juga mengapresiasi intervensi pemerintah dengan memasok stok CRM dari Champion Cabai binaan Kementan ke PIKJ dengan harga di bawah pasaran. Langkah ini pun menjadi berandil pada depresiasi harga CRM di PIKJ.

"Stok Insya Allah aman. Ini kan (berkat) ada rawit dari subsidi pemerintah. Alhamdulillah itu semenjak ada itu pasokan rawit aman, turun harganya langsung drastis. Kata pelaksana di pasar induk ini, itu akan setiap hari turun untuk menggoyangkan harga rawit biar tidak terlalu tinggi lagi seperti itu," tambah dia.

Adanya peningkatan produksi CRM memang juga telah diproyeksikan Bapanas. Dalam Proyeksi Neraca Pangan Cabai Rawit tahun 2026 diestimasikan produksi bulanan cabai rawit pada Februari dan Maret masing-masing dapat mencapai 148,4 ribu ton dan 211,3 ribu ton. Ini telah melebihi kebutuhan konsumsi yang berkisar di 71 ribu sampai 81 ribu ton.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini

Berita Terbaru

Catat Lokasinya! Ini 27 Kantong Parkir yang Disiapkan Polda Metro Jaya untuk Perayaan HUT ke-81 RI

Malam Ini, Prabowo Pimpin Ziarah Nasional dan Renungan Suci HUT RI ke-81 di TMP Kalibata

Jangan Sampai Anak Terjerat Judi Online! MUI Lebak Minta Orang Tua Awasi Medsos

Wisatawan Jangan Resah! Dispar Mataram Perketat Pengawasan Pengamen

Kapan Wisata Bromo Dibuka Lagi? Keamanan Jadi Syarat Utama

Gerak Cepat Pertamina di NTT! Bantuan Disalurkan, Pasokan Energi Dijamin Aman

Pertandingan Pramusim: Amorim Balas Dendam, AC Milan Hantam Manchester United 4-2

CFD Jadi Mesin Penggerak Ekonomi, Omzet UMKM Trenggalek Ikut Meroket

Surprise di HUT RI! Musisi Lintas Generasi Persembahkan Aransemen Baru Lagu Perjuangan Hari Merdeka

Tak Main-Main! 45 Ribu Personel PLN Disiagakan Kawal Listrik HUT Ke-81 RI

Flores Bangkit! Pertamina Patra Niaga Percepat Pemulihan Suplai BBM dan LPG

La Liga: Alaves dan Sevilla Buka Awali Musim Baru dengan Kemenangan Dramatis

HUT ke-81 RI di Monas Penuh Haru, Ada Doa Khusus untuk Warga NTT

Hari Ini Diskon Pertamax Gan, Lumayan Bisa Hemat Rp450 per Liter

Sepertiga Warga RT Harus Mendukung, Pemkot Surabaya Perketat Aturan Rumah Kos

Cincinnati Open: Cuaca Panas Hentikan Langkah Djokovic, Tirante Ukir Kemenangan Terbesar

Kapal Pesiar Swasta Dipakai Kemhan Gratis, Begini Faktanya

Korban Gempa M7,7 NTT Capai 53 Jiwa, Pasokan BBM-LPG di Flores Tetap Lancar

Akses Wisata Ke Bromo akan Dibuka Jika Benar-benar Aman

Dune 3 Tayang Lebih Cepat di Enam Bioskop IMAX 70mm, Senjata Hadapi Avengers: Doomsday

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.