• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Aransemen Baru Lagu “Har...

Aransemen Baru Lagu “Hari Merdeka” Erwin Gutawa Viral, Rampung Hanya dalam Sepekan

Senin, 17 Agu 2026, 01:00 WIB

Jakarta - Video aransemen baru lagu "Hari Merdeka" karya Husein Mutahar yang digarap komposer Erwin Gutawa mendapat perhatian publik setelah disiarkan secara serentak di kanal YouTube pada Minggu (16/8) malam pukul 20.00 WIB.

Video tersebut dapat disaksikan melalui kanal YouTube resmi Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia (Kemenbud) serta kanal Indonesiana TV.

Ket. Foto: Penyanyi rock Indonesia Ahmad Albar tampil dalam video aransemen baru lagu "Hari Merdeka" oleh Erwin Gutawa yang ditayangkan langsung TVRI Nasional serta ditayangkan di YouTube Kemenbud dan Kanal Indonesiana TV, Minggu (16/8). — Sumber: Antara

Menteri Kebudayaan Fadli Zon memuji produksi audio-visual tersebut karena mampu menghadirkan aransemen yang megah (grande) sekaligus relevan dengan semangat zaman dan generasi muda saat ini.

"Iya, menurut saya sih luar biasa. Terima kasih banyak ini Mas Erwin dan seluruh penyanyi ini. Satu hasil kerja singkat, cepat, efisien, padat, gitu ya. Luar biasa. Bangga, gitu ya. Jadi, grande-nya lagu itu dan semangat zamannya juga terlihat dari mulai pembuka dan juga di akhir. Jadi, kita menjadikan lagu ini semakin relevan dan sesuai dengan semangat zamannya," kata Fadli Zon di Jakarta.

Meski menyajikan visual dan musik yang megah, proses produksi aransemen lagu perjuangan tersebut menyimpan fakta menarik. Penyanyi Novia Bachmid mengungkapkan bahwa seluruh proses pengambilan vokal dan syuting video klip rampung hanya dalam waktu sekitar satu pekan sebelum peluncuran.

"Iya, take vokal, terus langsung video saat itu juga," ujar Novia Bachmid.

Selain Novia Bachmid dan Harvey Malaihollo, sejumlah musisi lintas generasi turut tampil dalam video tersebut, yakni Shabrina Leanor, Ardhito Pramono, Ruth Sahanaya, Titiek Hamzah, Vina Panduwinata, Judika, Ahmad Albar, dan Rita Butar Butar.

Komposer Erwin Gutawa mengatakan dirinya sengaja menekankan aspek ekspresi sukacita dan kemeriahan saat mengarahkan para penyanyi. Hal itu dilakukan agar semangat perayaan kemerdekaan 17 Agustus dapat terpancar melalui gestur dan ekspresi para penampil.

Dalam meramu keselarasan vokal, Erwin dibantu putrinya, Gita Gutawa, yang bertindak sebagai produser bersama, serta penata vokal Meltho Sinyal.

"Sebelum mereka nyanyi saya selalu kasih, bukan arahan, ya, apa gitu. Saya pengin nampilin suasana sukacita, kegembiraan, karena kita lagi merayakan sesuatu yang keren, apa yang istimewa, gitu. Jadi, itu harus tergambar dari nyanyian dan mimik-mimiknya, gitu," tutur Erwin.

Penyanyi senior Harvey Malaihollo menambahkan bahwa pesan nasionalisme dalam lagu perjuangan akan tersampaikan secara utuh kepada masyarakat apabila seluruh unsur musik dan visual mampu menyatu dalam sebuah karya.

Pada akhir acara peluncuran, para pembicara turut menyampaikan refleksi mengenai makna kemerdekaan dalam musik Indonesia.

Erwin Gutawa memaknai musik Indonesia yang merdeka sebagai musik yang baik dan berkualitas. Novia Bachmid menyebut musik Indonesia yang merdeka sebagai musik yang gembira, sedangkan Harvey Malaihollo mengartikannya sebagai musik yang keren.

Sementara itu, Fadli Zon menegaskan bahwa musik Indonesia yang merdeka merupakan musik yang mampu membawa budaya bangsa semakin dikenal di seluruh dunia.

"Yang membawa budaya kita semakin dikenal seluruh dunia," ujar Fadli Zon.

Redaktur: Andes Tanjung

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.