Surprise di HUT RI! Musisi Lintas Generasi Persembahkan Aransemen Baru Lagu Perjuangan Hari Merdeka
Senin, 17 Agu 2026, 00:08 WIBJAKARTA - Deretan musisi lintas generasi hadir dalam aransemen terbaru lagu perjuangan "Hari Merdeka" yang digarap oleh komposer Erwin Gutawa dan didukung penuh oleh Kementerian Kebudayaan.
Dalam siaran langsung peluncuran lagu "Hari Merdeka" di TVRI Nasional, yang dipantau dari Jakarta, Minggu malam, musisi yang tampil dalam proyek tersebut ialah Shabrina Leanor, Ardhito Pramono, Novia Bachmid, Ruth Sahanaya, Harvey Malaihollo, Titik Hamzah, Vina Panduwinata, Judika, Ahmad Albar, Rita Butar Butar.
Erwin Gutawa menjelaskan batasan utama dalam mengaransemen ulang lagu perjuangan terletak pada ikatan kuat antara karya musik dengan peristiwa sejarah saat lagu itu diciptakan. Atas dasar prinsip itu, Erwin memutuskan untuk tetap mempertahankan pakem irama ketukan asli pada aransemen baru tersebut.
"Husein Mutahar memilih irama lagunya, bentuk melodinya memilih dengan irama marching, kayak derap langkah begitu, itu untuk mewakili semangat yang kuat karena waktu itu tahun 1946 kita memerlukan semangat tersebut," kata Erwin menjelaskan.
Erwin menegaskan bahwa setiap musisi sebenarnya memiliki kebebasan interpretasi. Namun, nilai historis dari sebuah lagu perjuangan merupakan hal mutlak yang tidak boleh dihilangkan secara serta-merta.
"Namun, biasanya dalam konteks lagu perjuangan atau lagu nasional, nilai-nilai serta rasa di dalamnya tidak boleh diganti dan jangan sampai hilang," kata dia.
Prinsip menjaga keaslian sejarah tersebut didukung penuh oleh Menteri Kebudayaan Fadli Zon. Menurut dia, lirik pertahanan kemerdekaan di dalam lagu nasional merekam situasi riil tahun 1946 saat Indonesia harus berjuang melawan agresi militer Sekutu dan Belanda di tengah keterbatasan jalur komunikasi pasca-proklamasi.
"Saya terharu mendengar aransemen barunya," kata Fadli Zon.
Penyanyi Novia Bachmid yang terlibat langsung dalam rekaman menceritakan pengalaman studionya saat melahirkan unsur spontanitas unik berupa penyertaan suara latar alam.
"Tantangan sekali ketika kita rekaman diawasi langsung sama Mas Erwin, sampai ternyata pas saya mencoba untuk mengeluarkan suara-suara alam itu, ternyata mic-nya menyala. Jadi, akhirnya spontan dapat ide lagi dimasukkan di lagu 'Hari Merdeka'," ungkap Novia.
Bagi Novia, kesempatan besar berkolaborasi bersama jajaran maestro musik Indonesia dalam proyek Lintas Generasi untuk menghasilkan aransemen baru lagu nasional karya Husein Mutahar itu merupakan sebuah kebanggaan yang sangat besar.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Marcellus Widiarto
Berita Terkait:
-
Gagal ke Semifinal Piala Dunia 2026, Erling Haaland Tetap Bangga Cetak Sejarah dengan Norwegia
-
Pemantauan Aktivitas Gunung Anak Krakatau
-
Festival Lima Gunung, Pagelaran Seni Budaya Berbasis Gotong Royong
-
Risiko Kebakaran, Hyundai dan Kia Minta Pemilik 14 Mobil Listrik di Amerika Parkir Jauh dari Rumah
-
Satgas Pamtas Yonif 511/DY Salurkan Bantuan Sembako di Distrik Tiom Lanny Jaya
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.