Flores Bangkit! Pertamina Patra Niaga Percepat Pemulihan Suplai BBM dan LPG
Senin, 17 Agu 2026, 00:06 WIBJAKARTA - PT Pertamina Patra Niaga mempercepat pemulihan suplai bahan bakar minyak (BBM) dan LPG di Flores, NTT, pascabencana gempa bumi pada Sabtu (15/8/2026).
Vice President (VP) Corporate Communication Pertamina Patra Niaga Kitty Andhora, dalam keterangannya di Jakarta, Minggu, mengatakan pihaknya terus bergerak melakukan penanganan dampak gempa bumi yang melanda wilayah Flores, sekaligus memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi.
Upaya dilakukan melalui pemulihan sarana dan fasilitas energi, penguatan distribusi, hingga skema alih suplai.
Sebanyak enam terminal BBM atau fuel terminal (FT) beroperasi dan terus menjalankan suplai dan distribusi energi.
Sementara, tiga FT terus melakukan persiapan penyaluran sambil menunggu akses jalan yang terdampak longsor bisa kembali normal.
Di sisi lembaga penyalur BBM, tambah Kitty, pemulihan stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) mengalami peningkatan, dari 52 SPBU di wilayah Flores, saat ini terdapat 35 SPBU telah beroperasi atau bertambah 3 SPBU, yang kembali beroperasi.
Sebanyak 17 SPBU lainnya masih dalam tahap pemulihan secara bertahap, karena sejumlah mitra dan tenaga operasional masih fokus pada proses evakuasi serta pemulihan, sementara beberapa lokasi juga menghadapi kendala listrik, jaringan komunikasi, maupun dampak kerusakan sarana.
Kitty juga menyampaikan distribusi tetap berjalan melalui berbagai alternatif. Salah satunya dengan menyiapkan alih suplai dari FT Labuan Bajo, FT Bima, FT Ende, dan FT Maumere, termasuk dukungan moda transportasi laut untuk memperkuat pasokan ke wilayah yang akses daratnya masih terdampak.
"Keselamatan masyarakat, pekerja, dan keandalan penyaluran energi menjadi prioritas kami. Karena itu, pemulihan dilakukan secara bertahap dengan memastikan setiap fasilitas yang akan dioperasikan telah melalui pengecekan dan memenuhi aspek keselamatan," ujar Kitty.
Di sektor LPG, lima agen LPG di wilayah Flores masih beroperasi dalam kondisi aman, dengan stok secara umum berada dalam kondisi tersedia di level agen dan outlet.
Pada update 16 Agustus 2026 pukul 10.19 WITA, sebanyak 20 tabung telah tiba di Maumere.
Pertamina Patra Niaga akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bum (BPH Migas), instansi terkait, mitra lembaga penyalur, serta seluruh stakeholder untuk mempercepat pemulihan.
"Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan menggunakan BBM maupun LPG secara bijak sesuai kebutuhan," sebut Kitty.
Masyarakat juga diharapkan mengikuti informasi resmi melalui Pertamina Contact Center 135 terkait kondisi penyaluran energi dan tidak terpengaruh informasi yang belum terverifikasi.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Marcellus Widiarto
Berita Terkait:
-
Festival Lima Gunung, Pagelaran Seni Budaya Berbasis Gotong Royong
-
Gagal ke Semifinal Piala Dunia 2026, Erling Haaland Tetap Bangga Cetak Sejarah dengan Norwegia
-
Pemantauan Aktivitas Gunung Anak Krakatau
-
Risiko Kebakaran, Hyundai dan Kia Minta Pemilik 14 Mobil Listrik di Amerika Parkir Jauh dari Rumah
-
Satgas Pamtas Yonif 511/DY Salurkan Bantuan Sembako di Distrik Tiom Lanny Jaya
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.