Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Menteri PU Turun Tangan, Jembatan Pakusari Jember Segera Dibangun, Tak Ada Lagi Lewat Bambu

📅 Minggu, 22 Feb 2026, 17:05 WIB | Oleh:
Menteri PU Turun Tangan, Jembatan Pakusari Jember Segera Dibangun, Tak Ada Lagi Lewat Bambu Doc: ANTARA/Zumrotun Solichah
Ket. Menteri PU Dody Hanggodo (tengah) bersama Bupati Jember Muhammad Fawait meninjau jembatan penghubung yang putus di Desa Pakusari, Kabupaten Jember, Minggu (22/2).

JEMBER - Pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum (PU) memastikan pembangunan kembali jembatan penghubung antardesa di Desa Pakusari, Kabupaten Jember, Jawa Timur, yang terputus akibat diterjang banjir bandang akhir tahun lalu. 

Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan, jembatan baru tersebut nantinya akan dirancang lebih tinggi guna mengantisipasi luapan air sungai sekaligus memberikan

"Staf Kementerian PU sudah mengecek dan mendesain terkait kebutuhan jembatan dengan melakukan koordinasi bersama Kepala Desa Pakusari," kata Dody usai meninjau jembatan putus di Desa Pakusari, Kecamatan Pakusari, Kabupaten Jember, Minggu.

Ia mengatakan pihaknya akan membangun jembatan yang lebih tinggi dari sebelumnya agar aman dari terjangan banjir, namun Kementerian PU meminta akses jalan menuju jembatan yang menghubungkan dua desa itu lebih landai dan tidak curam.

"Saya minta jalannya dibikin landai lagi karena terlalu curam, kasihan kalau anak-anak kecil yang melewati jalan itu untuk menuju jembatan akan mengalami kesulitan," tuturnya.

Ia berharap proses pembangunan jembatan tersebut bisa selesai dalam waktu beberapa bulan ke depan, sehingga masyarakat di dua desa dapat menggunakan jembatan itu untuk aktivitas sehari-hari.

Dody menegaskan komitmen pemerintah pusat untuk bersinergi dengan pemerintah daerah dalam menjawab kebutuhan infrastruktur di Jember, terutama yang berkaitan dengan kebencanaan dan penguatan ekonomi rakyat.

Dalam proposal yang diajukan Bupati Jember tercatat ada 16 infrastruktur yang rusak akibat bencana, namun tidak semuanya dicover oleh APBN karena sebagian juga diatasi oleh Pemerintah Provinsi Jatim dan Pemkab Jember.

"Kami akan bekerja bersama Bupati. Ada 16 jembatan dan 50 bendung yang akan ditangani secara kolaboratif antara pemerintah kabupaten, provinsi, dan pusat. Itu menjadi prioritas karena menyangkut keselamatan masyarakat," katanya.

Untuk jembatan penghubung antardesa yang putus di Desa Pakusari akan dibangun oleh Kementerian PU dengan menggunakan dana APBN.

Dody mengatakan Bupati Jember Muhammad Fawait sebelumnya mengunjungi Kementerian PU di Jakarta untuk menyampaikan beberapa rencana pembangunan infrastruktur dengan membawa sejumlah proposal di antaranya pelebaran jalan Tanggul-Jember, pembangunan flyover, perbaikan infrastruktur terdampak bencana, dan revitalisasi Pasar Tanjung.

"Kementerian PU akan melihat sejauh mana yang bisa kami lakukan untuk menanggulangi tanggap darurat di Jember," ujarnya.

Sementara Bupati Jember Muhammad Fawait mengapresiasi dan menyampaikan terima kasih atas kunjungan Menteri PU untuk meninjau sejumlah infrastruktur ke Kabupaten Jember karena infrastruktur adalah pondasi utama untuk menekan kemiskinan ekstrem, membuka akses ekonomi, dan meningkatkan daya saing daerah,

"Kunjungan Pak Menteri PU ke Jember merupakan komitmen pemerintah pusat dalam membantu percepatan pembangunan di daerah. Saya berterima kasih atas komitmen pemerintah pusat," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Hendak Terbang, Warga AS Di...
Megapolitan
Seorang Tentara AS yang Ter...
Luar Negeri
Bantu Rumah Tangga, Jepang ...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.