Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Jember Jadi Sorotan, Ribuan Sekolah Rusak Masuk Agenda Perbaikan Nasional

📅 Minggu, 22 Feb 2026, 02:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Jember Jadi Sorotan, Ribuan Sekolah Rusak Masuk Agenda Perbaikan Nasional Doc: Antara
Ket. Mendikdasmen Abdul Mu'ti bersama Bupati Jember Gus Fawait memotong pita saat meresmikan revitalisasi satuan pendidikan di SMP Negeri 1 Balung di Kabupaten Jember, Sabtu (21/2).

Jember, Jawa Timur - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti mengajukan tambahan anggaran revitalisasi sebanyak 60 ribu gedung sekolah yang mengalami kerusakan pada tahun 2026.

"Revitalisasi itu merupakan bagian dari program prioritas nasional yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto dalam rangka penguatan mutu pendidikan melalui peningkatan sarana dan prasarana," katanya saat meresmikan revitalisasi satuan pendidikan di SMP Negeri 1 Balung di Kabupaten Jember, Jawa Timur, Sabtu (21/2).

Pada tahun 2025, pemerintah telah menyelesaikan revitalisasi sekolah sebanyak 16.167 satuan pendidikan di seluruh Indonesia dengan capaian 100 persen.

Hal itu adalah bagian dari komitmen pemerintah untuk memastikan anak-anak Indonesia belajar di ruang yang layak dan bermutu. "Tahun 2026 proses revitalisasi terus berjalan," tuturnya.

Menurut dia, saat ini sudah ada sekitar 11.470 satuan pendidikan yang dialokasikan dalam APBN dan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) sedang mengajukan tambahan anggaran untuk 60.000 satuan pendidikan lagi.

Apabila tambahan tersebut disetujui, maka pada tahun 2026 pemerintah menargetkan revitalisasi lebih dari 71.000 satuan pendidikan secara nasional.

"Saya berharap, sebelum tahun 2029, seluruh sekolah di Indonesia dapat tersentuh program revitalisasi secara bertahap," katanya.

Ia menjelaskan, program revitalisasi tahun 2026 akan dilaksanakan dengan sistem swakelola oleh masing-masing sekolah dan berdasarkan hasil penelitian kementerian sehingga pendekatan itu tidak hanya mempercepat perbaikan fisik bangunan sekolah.

Sebaiknya Anda baca juga:

Program itu juga menyerap tenaga kerja lokal serta menggerakkan ekonomi daerah. "Material pembangunan diutamakan berasal dari toko-toko setempat dan tenaga kerja melibatkan masyarakat sekitar," ujarnya.

Pendidikan di Jember

Sementara itu, Bupati Jember Muhammad Fawait menyampaikan refleksi mendalam mengenai kondisi pendidikan di kabupaten setempat.

Dia mengungkapkan bahwa Jember merupakan kabupaten dengan jumlah penduduk terbesar ketiga di Jawa Timur dan memiliki tantangan besar dalam angka kemiskinan, termasuk kemiskinan ekstrem yang tertinggi di provinsi tersebut.

Pada awal masa jabatannya, data menunjukkan terdapat 1.532 gedung sekolah dengan kondisi rusak berat di Kabupaten Jember dan jumlah tersebut belum termasuk kategori rusak ringan dan sedang.

Kondisi ini menjadi pekerjaan rumah besar yang tidak mungkin diselesaikan hanya dengan mengandalkan APBD.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.00...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.