Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Stabilitas Harga Terjaga Selama Ramadan dan Idul Fitri, BI Optimistis Inflasi Sesuai Target

📅 Jumat, 20 Feb 2026, 00:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Stabilitas Harga Terjaga Selama Ramadan dan Idul Fitri, BI Optimistis Inflasi Sesuai Target Doc: antara
Ket. Indikator Makroekonomi - BI Yakin Inflasi Terkendali Selama Ramadan

JAKARTA – Bank Indonesia (BI) optimistis inflasi tetap terkendali dalam kisaran target 1,5-3,5 persen selama Ramadan hingga Idul Fitri 1447 Hijriah, meski periode tersebut identik dengan lonjakan permintaan. Keyakinan ini mencerminkan efektivitas koordinasi pengendalian harga antara otoritas moneter dan pemerintah, khususnya dalam menjaga pasokan dan kelancaran distribusi pangan.

Meski demikian, stabilitas inflasi tetap bergantung pada faktor eksternal seperti nilai tukar dan harga komoditas global, sehingga respons kebijakan yang pre-emptive dan terukur menjadi kunci menjaga daya beli masyarakat.

“Bagaimana kondisi untuk di bulan Ramadan dan Lebaran ini? Semuanya masih terjaga. Tetapi masih ada dampak daripada administered prices akibat diskon listrik yang terjadi di tahun lalu, sehingga kami perkirakan angkanya sedikit di atas 3 persen,” kata Deputi Gubernur BI Aida S. Budiman dalam konferensi pers hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI secara daring di Jakarta, Kamis (19/2).

Terkait kondisi pangan, Aida mencatat bahwa pasokan sejauh ini terpantau tetap terjaga. Di samping itu, saat ini juga tengah berlangsung musim panen komoditas hortikultura seperti bawang merah, cabai merah, dan cabai rawit.

Dia memastikan BI terus melakukan pemantauan harga secara mingguan dan seluruhnya masih berada dalam kisaran proyeksi bank sentral. “Jadi mudah-mudahan ini akan terus terjaga sampai dengan bulan Maret. Tetapi bahwa Januari, Februari ini agak sedikit tinggi, tapi karena dampak daripada diskon listrik yang terjadi di tahun lalu,” kata Aida.

Dia menambahkan ke depan, BI terus memperkuat koordinasi bersama Tim Pengendalian Inflasi Pusat/ Daerah (TPIP/ TPID) dan penguatan implementasi Gerakan Pengendalian Inflasi dan Pangan Sejahtera (GPIPS), sehingga diharapkan inflasi volatile food tetap terkendali.

Pada Januari 2026, inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) tercatat sebesar 3,55 persen secara tahunan atau year on year (yoy), lebih tinggi dibandingkan dengan realisasi pada bulan sebelumnya sebesar 2,92 persen (yoy). Capaian ini berarti sedikit melewati batas sasaran BI.

“Sedikit di atas target inflasi kita 3,5 persen. Tapi ini sifatnya sementara,” kata Aida.

BI mencatat peningkatan tersebut disebabkan oleh faktor base effect kebijakan diskon tarif listrik rumah tangga sebesar 50 persen yang ditempuh pada Januari dan Februari 2025.

“Volatile Food”

Sementara itu, inflasi inti tetap terjaga rendah sebesar 2,45 persen (yoy) sejalan dengan kapasitas perekonomian yang masih dapat memenuhi peningkatan kegiatan ekonomi. Inflasi kelompok volatile food juga terjaga rendah sebesar 1,14 persen (yoy) seiring dengan peningkatan pasokan komoditas cabai merah, cabai rawit, dan bawang merah pada masa panen.

Ke depan, BI meyakini inflasi tahun 2026 dan 2027 secara tahunan akan menurun sehingga tetap berada dalam kisaran sasaran 2,5 plus minus 1 persen. Inflasi inti diprakirakan tetap rendah sejalan dengan pertumbuhan ekonomi yang masih di bawah kapasitas serta didukung konsistensi suku bunga kebijakan moneter BI dalam menjangkar ekspektasi inflasi sesuai dengan sasarannya dan imported inflation yang tetap terkendali.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
IESR: Pulau Sumbawa Punya P...

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

50 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.