Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Anda Ibu Menyusui dan Ingin Tetap Berpuasa? Simak Kiat Ini Agar Produksi ASI Terjaga

📅 Rabu, 18 Feb 2026, 17:35 WIB | Oleh:
Anda Ibu Menyusui dan Ingin Tetap Berpuasa? Simak Kiat Ini Agar Produksi ASI Terjaga Doc: ANTARA/Mohammad Ayudha
Ket. Kader Tim Pendamping Keluarga mengantarkan paket Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk ibu hamil dan ibu menyusui di Desa Pengkok, Kedawung, Sragen, Jawa Tengah, Kamis (29/1).

JAKARTA - Bidan dan doula pendiri Bumilpamil Jamilatus Sadiyah mengemukakan pentingnya ibu menyusui memastikan pemenuhan kebutuhan cairan dan energi supaya produksi ASI tetap terjaga selama menunaikan ibadah puasa Ramadhan.

"Beberapa studi menunjukkan bahwa puasa Ramadan pada ibu menyusui umumnya tidak langsung menurunkan kualitas makronutrien ASI, namun dehidrasi dan defisit energi dapat memengaruhi volume ASI dan kondisi ibu jika tidak diantisipasi dengan baik," kata lulusan Poltekkes Kemenkes Jakarta 3 itu kepada pewarta di Jakarta pada Rabu (18/2).​​​​​​​

Agar produksi ASI selama berpuasa tetap terjaga, dia menyarankan ibu menyusui berusaha memenuhi target konsumsi cairan 2,5 liter sampai tiga liter dari waktu berbuka puasa sampai sahur.

Ibu menyusui bisa memenuhi kebutuhan cairan dan elektrolit dengan minum air putih, makan sup atau makanan berkuah lain, serta mengonsumsi buah berkadar air tinggi seperti semangka dan jeruk.

Jamila juga menyarankan penambahan asupan kalori sebanyak 400 sampai 500 kilokalori per hari pada waktu sahur dan berbuka untuk memastikan pemenuhan kebutuhan energi selama berpuasa.

Dia menyarankan ibu menyusui mengonsumsi makanan padat gizi saat sahur dan berbuka puasa.​​​​​​​

Telur, ikan, daging ayam, daging sapi, tempe, dan tahu bisa dijadikan sebagai pilihan sumber protein untuk mendukung sintesis ASI dan pemulihan tubuh ibu.

Ibu menyusui disarankan mengonsumsi makanan sumber karbohidrat kompleks seperti nasi merah, oatmeal, kentang, dan roti gandum agar pasokan energinya lebih stabil dan tubuhnya tidak cepat lemas.

Selain itu, ibu menyusui direkomendasikan mengonsumsi makanan sumber lemak sehat seperti alpukat, kacang, biji-bijian, dan minyak zaitun untuk menjaga konsistensi kandungan energi dalam ASI.​​​​​​​

​​​​​​​Jamila mengatakan bahwa di samping memenuhi kebutuhan zat gizi makro, ibu menyusui sebaiknya memperhatikan pemenuhan kebutuhan zat gizi mikro, yang mencakup vitamin dan mineral.

Sebagai contoh, susu, yoghurt, tempe, dan ikan teri bisa jadi pilihan sumber kalsium. Kebutuhan zat besi bisa dipenuhi dengan mengonsumsi daging merah, hati, dan sayur bayam.

"Bila perlu, suplementasi multivitamin khusus ibu menyusui dapat dipertimbangkan sesuai anjuran tenaga kesehatan, terutama jika asupan makanan sulit optimal saat puasa," ​​​​​​​kata Jamila.

Jamila menjelaskan bahwa produksi ASI juga bergantung pada frekuensi pengosongan payudara dengan menyusui langsung (Direct Breastfeeding/DBF) atau memompa ASI secara konsisten.

Dia menyarankan ibu tetap menyusui sesuai dengan keinginan bayi. Menyusui bayi pada malam hari dan menjelang sahur disarankan karena kadar hormon prolaktin lebih tinggi pada malam sampai dini hari.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Taman Safari Prigen Perkena...
Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
Nasional
DPR Minta Kepala BGN Baru F...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.