Liga Champions: Dortmund vs Atalanta, Duel Dua Mesin Gol di Leg Pertama Playoff
📅 Selasa, 17 Feb 2026, 08:20 WIB | Oleh: Benny Mudesta Putra
Doc: AFP
DORTMUND – Perebutan tiket 16 besar Liga Champions dimulai saat Borussia Dortmund menjamu Atalanta BC dalam leg pertama play-off, Rabu (18/2) dini hari WIB. Dua tim dengan latar sejarah berbeda di Eropa ini datang dengan kepercayaan diri tinggi dan momentum positif di kompetisi domestik.
Dortmund, mantan juara Eropa yang dalam beberapa musim terakhir mampu menembus final dan perempat final, ingin kembali menegaskan status sebagai kekuatan kontinental. Sementara Atalanta, La Dea, meski memiliki rekam jejak lebih sederhana, justru finis lebih tinggi pada fase liga musim ini.
Perjalanan Dortmund di fase liga sempat menjanjikan. Mereka hanya kalah sekali dalam enam laga awal dan tampil produktif di lini depan. Namun dua kekalahan beruntun 0-2 pada dua laga terakhir membuat mereka harus puas finis di posisi ke-17.
Hasil imbang spektakuler 4-4 melawan Juventus menjadi sorotan awal kampanye mereka, tetapi kekalahan dari Tottenham Hotspur dan Inter Milan memaksa raksasa Jerman itu lolos dengan susah payah.
Sejak itu, performa Die Schwarzgelben menanjak. Tiga kemenangan beruntun di Bundesliga dengan total sembilan gol memperlihatkan ketajaman lini serang. Akhir pekan lalu, mereka menghancurkan Mainz 4-0, kemenangan keenam beruntun di liga, dan kini hanya terpaut enam poin dari Bayern Munich dalam perburuan gelar.
Sebaiknya Anda baca juga:
Di bawah asuhan Niko Kovac, Dortmund menjelma tim yang sulit dikalahkan. Mereka hanya sekali tumbang dalam 30 laga liga terakhir, serta kalah dua kali saja dalam 22 pertandingan kandang terakhir di Liga Champions. Dalam dua musim terakhir, BVB juga memenangi lima duel fase gugur Eropa, modal penting untuk memburu kemenangan ke-100 di kompetisi elite ini.
Setelah menghadapi Inter di fase liga, Dortmund kini kembali menjamu wakil Lombardy lain berseragam hitam-biru. Pertemuan terakhir kedua tim terjadi di Liga Europa 2017-18, saat Dortmund menang agregat setelah unggul 3-2 di kandang.
Atalanta finis dua poin dan dua peringkat di atas Dortmund pada fase liga, mengamankan posisi ke-13. Mereka bahkan masih bisa lolos meski kalah beruntun dari Athletic Bilbao dan Union Saint-Gilloise di dua laga terakhir.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sejak itu, performa La Dea stabil. Mereka tak terkalahkan dalam empat laga terakhir di semua ajang, termasuk kemenangan telak 3-0 atas Juventus di Coppa Italia serta kemenangan 2-0 atas Lazio di Serie A.
Di bawah pelatih Raffaele Palladino, Atalanta menunjukkan kebangkitan setelah periode sulit era Ivan Juric, yang menggantikan Gian Piero Gasperini, arsitek sukses Liga Europa 2024. Meski Palladino relatif baru di level elite Eropa, ia membawa Fiorentina ke semifinal Conference League musim lalu.
Atalanta telah mengalahkan Club Brugge, Marseille, Chelsea, dan Eintracht Frankfurt pada fase liga. Namun mereka dibayangi catatan buruk lima kekalahan beruntun di fase gugur Liga Champions, termasuk tersingkir agregat 2-5 dari Brugge musim lalu.
Dortmund mendapat tambahan kekuatan dengan kembalinya Nico Schlotterbeck dan Daniel Svensson. Marcel Sabitzer juga pulih dari cedera betis, tetapi kapten Emre Can masih absen karena cedera pangkal paha.
Julian Ryerson tampil impresif akhir pekan lalu dengan empat assist, dua di antaranya untuk Serhou Guirassy. Dortmund telah memiliki 10 pencetak gol berbeda di Liga Champions musim ini, dengan Guirassy, Felix Nmecha, dan Julian Brandt masing-masing mencetak tiga gol.
Atalanta kehilangan Charles De Ketelaere akibat cedera, pemain yang mencatat enam kontribusi gol dan 20 peluang tercipta di fase liga. Giacomo Raspadori diperkirakan menjadi deputi, mendukung Nikola Krstovic atau Gianluca Scamacca di lini depan. Odilon Kossounou, yang selalu menjadi starter di Liga Champions musim ini, berpeluang kembali ke susunan inti.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!