Perkuat Ketahanan Pangan, BUMDes di Bekasi Kembangkan Ternak Sapi

Senin, 16 Feb 2026, 14:46 WIB

BEKASI - Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Cikahuripan di Desa Kertarahayu, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi mengembangkan usaha penggemukan ternak sapi sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan lokal sekaligus meningkatkan perekonomian wilayah melalui skema kolaborasi dengan pengusaha setempat.

"Melalui unit usaha penggemukan sapi ini, kami tidak hanya mengejar keuntungan tetapi juga memperkuat ketahanan pangan sekaligus menciptakan lapangan kerja bagi generasi muda desa," kata Ketua Ternak BUMDes Cikahuripan Karma di lokasi, Senin.

Ket. Foto: Ketua Ternak BUMDes Cikahuripan Karma sedang memandikan sapi ternak di Desa Kertarahayu, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, Senin. — Sumber: ANTARA

Ia mengatakan usaha ini sebenarnya telah dirintis sejak dua tahun lalu namun baru mulai menunjukkan prospek menjanjikan dalam setahun belakangan hingga mampu mempekerjakan tiga pemuda setempat dalam operasional harian peternakan.

"Kami ingin BUMDes ini menjadi mesin penggerak ekonomi. Tenaga kerja yang stand by full di area ini ada tiga orang anak muda sini yang baru lulus sekolah dan sempat menganggur. Di sini mereka belajar cara beternak secara profesional," katanya.

Perkembangan sektor agribisnis desa ini membuktikan usaha tersebut mampu melesat hingga menyerap tenaga kerja produktif jika dikelola secara serius.

Ternak sapi tersebut dipersiapkan untuk momentum khusus seperti Idul Adha melalui proses penggemukan yang dilakukan secara teliti sejak usia kurang lebih satu tahun dan dirawat selama 10 bulan hingga siap dijual.

Pada momentum Idul Adha tahun ini, BUMDes Cikahuripan telah menyiapkan stok sapi bervariasi. Setidaknya ada 17 ekor sapi dari ras unggulan seperti Limosin, Marlboro, Peranakan Ongol (PO), Pegon hingga Gama yang telah memenuhi standar layak jual.

"Kami menawarkan harga yang kompetitif, mulai dari Rp20 juta hingga yang paling premium mencapai Rp45 juta per ekor. Bobotnya pun beragam, mulai dari 300 kg hingga yang terbesar menyentuh 780 kg," ujarnya.

Menurut dia kunci keberhasilan usaha penggemukan ternak ini terletak pada kedisiplinan dalam aspek perawatan serta nutrisi. Satu mobil jerami didatangkan setiap dua hari untuk memenuhi kebutuhan ternak mengingat sapi membutuhkan pakan serat kasar tinggi.

Selain jerami, sapi juga diberi konsumsi berupa ampas tahu, konsentrat, combotan serta suplemen vitamin dan obat cacing secara rutin. Sanitasi juga menjadi perhatian utama, di mana kandang dibersihkan pagi dan sore untuk mencegah bakteri.

"Perawatan sapi dilakukan secara profesional demi menjaga kualitas ternak sekaligus mendukung ketahanan pangan di desa. Kami juga memastikan kandang dalam kondisi bersih setiap harinya agar sapi tetap sehat dan nyaman," ucapnya.

Karma mengaku kualitas sapi di Desa Kertarahayu kini sudah dikenal luas bahkan distribusinya telah menjangkau Mampang di Jakarta dan Cirebon. Model bisnis dijalankan transparan melalui kolaborasi dengan BUMDes dengan sistem bagi hasil yang adil.

"Kami berkolaborasi dengan sistem bagi hasil keuntungan. Persentasenya dibagi rata, yaitu 50-50. Dengan sistem ini, ada semangat kebersamaan untuk memajukan usaha desa karena semua pihak merasakan manfaatnya secara langsung," kata dia.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Bupati Bogor Beri Kejutan! Tim Angklung HUT RI Diboyong Jalan-Jalan ke Taman Safari

Bikin Anak Pengungsi Tersenyum, Polri Gelar Trauma Healing Pascagempa Manggarai

Jonatan Nomor Satu Dunia Tunggal Putra Bulu Tangkis

Tebing Gunung Gajah, Menantang dan Keras Kepala tetapi Luar Biasa Indah

PSG Nyaris Tumbang, Dua Gol Ferran Torres Bawa Pulang Poin dari Rennes

Karhutla dan Asap Jadi Ancaman, Wamenko Dorong Penanganan yang Lindungi Kesehatan

Gagal Juara Bukan Akhir! Timo Apresiasi Mental Tangguh Timnya

Ratu Tisha Ungkap Mimpi Besar Timnas Indonesia: Harus Punya Mental Baja!

Tiongkok Mendadak Tunda Misi Bulan Chang’e-7, Ada Masalah Usai Roket Meledak

Antisipasi Gempa Susulan, Misa Digelar di Halaman Gereja

ISPA Jadi Keluhan Terbanyak di Pengungsian Gempa NTT, Posko Kesehatan Disiagakan

Kemarau Panjang, Debit Situ Cileunca Menyusut dan Ganggu Pasokan Air Bersih Bandung Raya

Jangan Lupa Kenakan Masker! Kualitas Udara Jakarta Senin Pagi Tak Sehat, Warga Diminta Waspada

Luar Biasa Barcelona Bantai Elche 5-0! Raphinha dan Fermin Sama-Sama Cetak Brace

Motor Pedagang di Kelapa Gading Hilang Akibat Ditipu, Modusnya Bikin Kaget

Kabar Besar untuk Warga Bogor Barat, Pemkab Bocorkan Rancang 6 Stasiun Baru

Drama 4 Gol dan Kartu Merah! Atletico Madrid Gagal Menang atas Villarreal

Hobi Unik Febry Arnold, Diaspora Indonesia yang Gemar Taklukkan Maraton

Juventus Start Sempurna Raih Tiga Poin! Frosinone Jadi Korban di Pekan Pertama Serie A

Sempat Unggul, Liverpool Gagal Menang! Newcastle Paksa The Reds Berbagi Poin

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.