Sambut Ramadan Tanpa Panik, Pemkab Bengkulu Utara Turun Tangan Jaga Harga Pangan

Minggu, 15 Feb 2026, 22:10 WIB

BENGKULU – Kabupaten Bengkulu Utara menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) pada Minggu sebagai jurus cepat menghadapi potensi gejolak harga jelang Ramadhan 1447 Hijriah.

Langkah ini bukan sekadar bagi-bagi sembako murah, tapi strategi menjaga keseimbangan antara pasokan dan permintaan saat kebutuhan rumah tangga mulai naik.

Ket. Foto: Arsip kegiatan pasar murah di Bengkulu. — Sumber: ANTARA/Boyke Ledy Watra

Dengan mendekatkan stok pangan langsung ke masyarakat, pemerintah daerah berupaya memotong rantai distribusi yang panjang sekaligus menahan ruang spekulasi harga.

Intinya sederhana: pasar dijaga tetap adem, daya beli warga aman, dan Ramadan bisa disambut tanpa drama lonjakan harga.

“Gerakan Pangan Murah ini bagian dari intervensi pasar untuk menjaga pasokan barang tetap tersedia dan harga tetap terkendali. Ini bukan sekadar transaksi jual beli tetapi upaya meningkatkan daya beli masyarakat dan mengendalikan inflasi daerah,” kata Asisten I Setdakab Bengkulu Utara Bari Oktari di Bengkulu, Minggu (15/2).

Bari menjelaskan fenomena kenaikan harga kebutuhan pokok sering terjadi setiap tahun menjelang Ramadhan akibat tingginya permintaan pasar sehingga pemerintah perlu hadir melalui intervensi untuk memastikan pasokan tetap tersedia dengan harga terjangkau bagi masyarakat.

Menurut dia, pemerintah daerah menjalankan sejumlah langkah pengendalian inflasi antara lain operasi pasar murah secara rutin dan inspeksi mendadak ke pasar bersama jajaran Forkopimda untuk mencegah penimbunan barang oleh distributor.

Selain itu pemerintah juga mendorong gerakan menanam melalui pendistribusian bibit sayuran kepada masyarakat serta membangun kerja sama antar daerah untuk menjamin pasokan komoditas pangan.

Pemerintah turut memanfaatkan belanja tidak terduga dalam APBD untuk penanganan situasi darurat dan memberikan subsidi biaya transportasi logistik terutama bagi wilayah terluar seperti Kecamatan Enggano agar distribusi bahan pokok tetap lancar.

Pemkab Bengkulu Utara juga mengimbau masyarakat tidak melakukan pembelian berlebihan karena stok bahan pokok dipastikan mencukupi dan menegaskan distributor agar tidak melakukan penimbunan yang dapat merugikan masyarakat.

"Jadi, Ibu-ibu jangan panik, jangan khawatir menjelang Ramadhan ini pemerintah daerah memastikan pasokan tetap terjaga dan tersedia," ujarnya.

Kegiatan Gerakan Pangan Murah tersebut disambut antusias oleh warga dengan langsung membeli produk yang yang tersedia di pasar murah.

  • Gerakan Pangan Murah (GPM)
  • Pemkab Bengkulu Utara

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.