Literasi Warga Konawe Kepulauan Ditingkatkan Terkait Soal Keuangan
Senin, 18 Mei 2026, 10:55 WIBKONAWE - Literasi keuangan warga Desa Kekea, Kecamatan Wawonii Tenggara, Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep), Sulawesi Tenggara (Sultra) oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia.
Deputi Kepala OJK Sultra Indra Natsir Dahlan, saat dihubungi di Kendari, Senin, mengatakan kegiatan tersebut merupakan upaya memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan yang aman, inklusif, dan berkelanjutan, khususnya di wilayah kepulauan.
Ia menyampaikan edukasi itu juga diarahkan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pengelolaan keuangan yang bijak serta kewaspadaan terhadap aktivitas keuangan ilegal di tengah perkembangan digital.
"Masih terdapat tantangan signifikan berupa rendahnya tingkat literasi keuangan masyarakat yang berpotensi dimanfaatkan oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab," kata Indra.
Dia menyebutkan berdasarkan hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2025, terdapat kesenjangan sebesar 14,05 persen antara indeks inklusi keuangan yang mencapai 80,51 persen dan indeks literasi keuangan sebesar 66,46 persen.
"Kesenjangan tersebut menunjukkan bahwa meskipun masyarakat telah memiliki akses terhadap layanan keuangan, pemahaman terhadap produk dan risiko keuangan masih perlu ditingkatkan," ujarnya.
Indra berharap dengan kegiatan edukasi tersebut, masyarakat juga dapat memahami pengelolaan keuangan yang bijak, ciri-ciri investasi legal dan logis, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus kejahatan keuangan agar mampu mengambil keputusan keuangan secara lebih cerdas dan aman.
Di tempat yang sama, Asisten III Bidang Administrasi Umum dan Keuangan Setda Konawe Kepulauan Abd Pattah mengatakan edukasi keuangan penting bagi masyarakat di wilayah pedesaan dan pemerintah daerah berkomitmen terus bersinergi dengan OJK dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan.
"Khususnya bagi masyarakat di wilayah pedesaan, serta menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus bersinergi dengan OJK dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan secara berkelanjutan," ucap Pattah.
Sementara itu, Analis Bank Indonesia Sultra M Fachrul Reza menyampaikan literasi Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) penting dalam mendukung transformasi digital sistem pembayaran serta memperkuat UMKM dan ekonomi digital.
- literasi keuangan
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Aloysius Widiyatmaka
Berita Terkait:
-
Seskab Bagikan Momen Prabowo Berbincang dengan Modi, Putin, dan Xi Jinping di Sela-sela KTT BRICS
-
Sompo Indonesia perkuat literasi perlindungan perjalanan bagi calon pelajar internasional
-
Bukan Cuma Soal Uang, Ini 2 Manfaat Dana Darurat yang Bikin Kamu Lebih Tenang
-
Banjir Mengintai, Bandung Benahi 547 Irigasi dan Siapkan Rp947 Miliar
-
Kementan Tingkatkan Daya Saing Petani Hortikultura melalui KEP
-
Jaksel Distribusikan Bantuan ke Penyintas Kebakaran Kebayoran Lama
-
Sawah Karawang Terancam Kekeringan, Bupati Siapkan Langkah Ini
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.