Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Lewat Pasar Rakyat Ramadan, Pemprov Kalsel Ringankan Ekonomi Warga

📅 Minggu, 15 Feb 2026, 13:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Lewat Pasar Rakyat Ramadan, Pemprov Kalsel Ringankan Ekonomi Warga Doc: ANTARA
Ket. Warga antusias membeli bahan pokok dengan harga murah saat pembukaan pasar rakyat yang digelar Pemprov Kalsel dan BKOW Kalsel di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Sabtu (14/2/2026).

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) menggelar pasar rakyat guna meringankan beban ekonomi warga di tengah kenaikan sejumlah harga bahan pokok menjelang Ramadan 1447 Hijriah. 

Kepala Dinas Perdagangan Kalsel, Ahmad Bagiawan, di Banjarmasin, Minggu (15/2), mengatakan kegiatan pasar rakyat itu kolaborasi Pemprov Kalsel bersama Badan Kerja Sama Organisasi Wanita (BKOW) Kalsel serta sejumlah organisasi perangkat daerah dan BUMN pangan, yang digelar di eks kantor gubernur di Banjarmasin mulai Sabtu (14/1).

“Pasar rakyat menjadi bagian dari langkah stabilisasi harga menjelang Ramadan saat permintaan masyarakat meningkat. Menjelang Ramadan beberapa harga bahan pokok mengalami fluktuasi, komoditas yang cukup dominan naik saat ini adalah ayam ras dan cabai,” ucapnya.

Ia menyebut di pasar umum, harga ayam ras yang sebelumnya berkisar Rp33.000–Rp35.000 per kilogram kini naik menjadi sekitar Rp40.000 per kilogram akibat peningkatan harga pakan.

Sementara itu, harga cabai rawit menembus di atas Rp40.000 per kilogram karena berkurangnya pasokan akibat genangan di sejumlah lahan produksi.

Bagiawan memastikan pihaknya bersama tim pengawasan dan aparat kepolisian terus melakukan pemantauan distribusi untuk mencegah praktik penimbunan dan memastikan ketersediaan tetap aman, dan mengimbau masyarakat berbelanja secara bijak dan tidak melakukan pembelian berlebihan.

Pasar rakyat itu melibatkan beberapa SKPD seperti Dinas Perdagangan, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Dinas Perkebunan dan Peternakan, Dinas Kelautan dan Perikanan, serta Perum Bulog.

Ketua BKOW Kalsel Ellyana Trisya Hasnuryadi mengatakan, kolaborasi itu bertujuan membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga distributor langsung.

“Terdapat paket bahan pokok senilai Rp92.000 yang dapat ditebus masyarakat seharga Rp50.000. Kami berharap kegiatan ini memberi manfaat nyata bagi warga,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Kalsel Suparmi memastikan ketersediaan daging ayam ras dan telur ayam ras di daerah tersebut dalam kondisi aman dan surplus.

Ia menyampaikan, harga telur ayam ras di tingkat produsen berkisar Rp26.000–Rp27.000 per kilogram, sedangkan ayam ras hidup Rp25.000–Rp26.000 per kilogram. Kalimantan Selatan bahkan mampu memasok kebutuhan ke Kalimantan Timur dan Kalimantan Tengah.

Pemprov Kalsel berharap pasar rakyat tersebut dapat menjaga stabilitas harga, memperkuat daya beli masyarakat, serta menciptakan suasana Ramadan yang lebih tenang dan kondusif.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Sekjen PBB Soroti Tantangan Lonjakan Populasi Lansia

28 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Sekjen PBB Soroti Tantangan...
Nasional
Menbud Optimistis Batik Ind...

Janice Tjen Tersingkir dari China Open

54 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Olahraga
Janice Tjen Tersingkir dari...
Luar Negeri
400 Sekolah Ditutup dan Ham...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.