Jus Delima Bantu Jaga Tekanan Darah dan Pemulihan Otot
📅 Sabtu, 14 Feb 2026, 13:35 WIB | Oleh: Tim PenulisNamun, juga bisa memilih untuk meminumnya sebelum olahraga untuk mendukung aliran darah, tambah Rinker dan Vivek.
Mengonsumsi jus delima bisa pada waktu setelah olahraga, sekitar satu atau dua jam setelah latihan adalah waktu yang “logis”. Namun kapan pun meminumnya, tetap akan mendapatkan manfaat kesehatannya.
“Ini bukan solusi ajaib, tetapi bisa menjadi tambahan yang berguna untuk nutrisi pasca-olahraga, mirip seperti jus ceri asam,” kata Rinker.
“Satu porsi harian sebanyak empat sampai delapan ons jus delima 100 persen ideal bagi kebanyakan orang,” tambah Rinker.
Sebaiknya Anda baca juga:
Jumlah ini memberikan manfaat nutrisi tanpa berlebihan dalam kandungan gula (satu porsi delapan ons jus delima 100 persen mengandung sekitar 31 gram gula dan 134 kalori).
Jika gula masih menjadi kekhawatiran, bisa mencampur jus delima dengan air atau air berkarbonasi. Selain itu, mengonsumsi satu porsi biji delima utuh sama dengan satu cangkir mengandung sekitar 20 gram gula.
Meminumnya bersama makanan yang mengandung serat, lemak, dan protein juga bisa membantu, menurut Sarah Glinski, RD, ahli diet terdaftar yang mengkhususkan diri dalam kesehatan usus.
Sebaiknya Anda baca juga:
Meski bermanfaat, terdapat sejumlah kelompok yang perlu lebih waspada sebelum mengonsumsi jus delima setiap hari, di antaranya penderita diabetes, orang yang mengonsumsi pengencer darah seperti Warfarin, obat tekanan darah, atau obat jantung seperti ACE inhibitor, ARB, atau diuretik hemat kalium.
Selain itu, penderita penyakit ginjal (karena delima mengandung kalium), orang dengan sensitivitas gastrointestinal (terlalu banyak jus dapat menyebabkan gangguan pencernaan), serta memiliki alergi makanan tertentu.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!