Tuchel Perpanjang Kontrak, Latih Timnas Inggris hingga Piala Eropa 2028

Jumat, 13 Feb 2026, 09:21 WIB

LONDON, INGGRIS – Federasi Sepak Bola Inggris (FA) resmi memperpanjang kontrak Thomas Tuchel sebagai pelatih tim nasional Inggris hingga berakhirnya Piala Eropa 2028 yang akan digelar di Inggris dan Republik Irlandia. Pengumuman itu disampaikan FA pada hari Kamis (12/2) waktu setempat, sekaligus menegaskan komitmen jangka panjang terhadap pelatih asal Jerman tersebut.

Tuchel, 52 tahun, ditunjuk sebagai suksesor Gareth Southgate pada bulan Oktober 2024. Sejak itu, mantan pelatih Chelsea tersebut langsung menunjukkan dampak signifikan dengan membawa The Three Lions melaju tanpa cela di fase kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa. Inggris menyapu bersih delapan pertandingan grup dengan kemenangan di bawah arahannya.

Ket. Foto: Thomas Tuchel. — Sumber: AFP

“Saya sangat bahagia dan bangga bisa memperpanjang kebersamaan saya dengan Inggris,” ujar Tuchel dalam pernyataan resmi FA. “Bukan rahasia lagi bahwa saya menikmati setiap momen bekerja dengan para pemain dan staf pelatih. Saya tak sabar memimpin mereka di Piala Dunia.”

Ia menambahkan, kesempatan menangani Inggris adalah peluang luar biasa. “Kami akan melakukan yang terbaik untuk membuat negara ini bangga,” tegasnya. Sebelumnya, kontrak Tuchel hanya berlaku hingga akhir Piala Dunia tahun ini.

FA menyebut kesepakatan baru ini memberikan “kejelasan dan fokus penuh” di tengah spekulasi mengenai masa depan Tuchel selepas Piala Dunia. Namanya sempat dikaitkan sebagai kandidat kuat pengganti permanen Ruben Amorim di Manchester United. Namun dengan kontrak baru ini, peluang Tuchel merapat ke Old Trafford selepas turnamen praktis tertutup.

Tak hanya Tuchel, jajaran staf kepelatihan seniornya, Anthony Barry, Henrique Hilario, Nico Mayer, dan James Melbourne, juga sepakat memperpanjang kontrak hingga Piala Eropa 2028.

“Saya mendapat dukungan luar biasa dari Mark (Bullingham), seluruh kolega di FA, dan para suporter di mana pun saya berada. Karena itu saya tidak ragu ketika diminta melanjutkan pekerjaan impian ini,” kata Tuchel.

Kepercayaan Penuh FA

Perpanjangan kontrak sebelum Piala Dunia 2026 menjadi sinyal kuat kepercayaan FA terhadap Tuchel dalam upaya mengakhiri puasa gelar besar Inggris yang telah berlangsung hampir enam dekade.

“Saya sangat senang Thomas berkomitmen bersama kami hingga Euro 2028,” ujar Chief Executive FA, Mark Bullingham. “Ia adalah sosok yang tepat sejak awal kampanye Piala Dunia dan reputasinya semakin menguat sepanjang kualifikasi. Sederhananya, tidak ada kandidat yang lebih baik di sepak bola dunia saat ini.”

Dalam wawancara pertamanya usai menggantikan Southgate, Tuchel menegaskan ambisinya menambahkan “bintang kedua” di seragam Inggris dengan menjuarai Piala Dunia 2026. Satu-satunya gelar besar Inggris diraih saat menjadi tuan rumah Piala Dunia 1966, ketika mereka menaklukkan Jerman Barat di final Wembley.

Di bawah Southgate, Inggris dua kali nyaris mengakhiri penantian panjang itu, namun kalah di final Piala Eropa 2020 dan Piala Eropa 2024.

Kini, di bawah Tuchel, Inggris tampil meyakinkan di kualifikasi dengan memenangi seluruh delapan laga dalam grup yang juga dihuni Albania, Serbia, Latvia, dan Andorra. Tantangan sesungguhnya akan datang di Piala Dunia 2026 di Amerika Utara. Jika lolos sebagai juara grup, Inggris berpeluang menghadapi tuan rumah Meksiko di babak 16 besar, sebelum kemungkinan bertemu Brasil, lima kali juara dunia, di perempat final.

Dengan kontrak baru di tangan dan dukungan penuh federasi, Tuchel kini memikul harapan besar publik Inggris untuk mengakhiri penantian panjang dan mengembalikan kejayaan di panggung sepak bola dunia.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.