Pemerintah Kabupaten Banyumas Optimalkan Bursa Kerja untuk Kurangi Pengangguran

Rabu, 03 Jun 2026, 13:11 WIB

PURWOKERTO – Pemerintah Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, mengoptimalkan penyelenggaraan bursa kerja atau job fair sebagai salah satu strategi untuk mengurangi pengangguran, memperluas kesempatan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penyerapan tenaga kerja yang lebih luas.

"Bursa kerja bukan sekadar ajang pertemuan antara pencari kerja dan perusahaan, tetapi menjadi ruang kolaborasi untuk membangun sumber daya manusia Banyumas yang unggul, siap kerja, dan mampu bersaing," kata Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono saat membuka Banyumas Job Fair Hybrid 2026 di Convention Hall Putra Sang Fajar, Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Rabu (03/6).

Ket. Foto: Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono (kanan) meninjau salah satu stan peserta Banyumas Job Fair Hybrid 2026 di Convention Hall Putra Sang Fajar, Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Rabu (3/6/2026). — Sumber: ANTARA

Menurut dia, peluang kerja bagi masyarakat tidak hanya tersedia di sektor industri dalam negeri, juga terbuka di berbagai bidang usaha lain, termasuk kesempatan bekerja di luar negeri bagi tenaga kerja yang memiliki keterampilan dan kemampuan bahasa asing.

"Sebetulnya peluang kerja itu tidak hanya di Indonesia. Asalkan punya kemampuan bahasa dan skill yang dibutuhkan, banyak peluang kerja yang bisa dimanfaatkan," katanya.

Ia menegaskan program pelatihan kerja yang diselenggarakan pemerintah daerah harus disesuaikan dengan kebutuhan pasar agar keterampilan yang diperoleh peserta dapat langsung dimanfaatkan di dunia kerja.

Ia mengaku telah meminta Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerin) Kabupaten Banyumas untuk terlebih dahulu memetakan kebutuhan pasar sebelum menyelenggarakan pelatihan keterampilan.

"Kalau kita mau mengadakan pelatihan, cek dulu pasarnya. Kalau pasarnya sudah tahu, baru kita adakan pelatihan. Jangan sampai sudah dapat ilmu, tetapi tidak bisa dimanfaatkan," katanya.

Selain itu, dia mendorong agar setiap pelatihan dilengkapi dengan sertifikasi kompetensi guna meningkatkan daya saing peserta di pasar kerja.

Bupati juga mengharapkan pada pelaksanaan job fair berikutnya turut dihadirkan perusahaan atau lembaga yang dapat memfasilitasi penempatan tenaga kerja ke luar negeri sehingga membuka peluang lebih besar bagi warga Banyumas untuk bekerja di pasar global.

Sementara itu, Kepala Disnakerin Kabupaten Banyumas Wahyu Dewanto mengatakan Banyumas Job Fair Hybrid 2026 berlangsung selama dua hari, yakni 3–4 Juni 2026.

Ia mengatakan kegiatan tersebut diikuti 61 perusahaan yang terdiri atas 28 perusahaan secara luring dan 33 perusahaan secara daring dengan total 226 formasi jabatan dan 2.948 lowongan pekerjaan.

"Kegiatan ini bertujuan mempertemukan pencari kerja dengan pemberi kerja secara langsung, baik secara daring maupun luring, sehingga dapat memfasilitasi proses penempatan kerja di dalam maupun luar negeri," katanya.

Menurut dia, seluruh informasi lowongan dapat diakses melalui Sistem Informasi Ketenagakerjaan Banyumas atau aplikasi Simak Kerja Banyumas yang telah terintegrasi dengan portal layanan daerah.

Ia mengatakan hasil penempatan tenaga kerja melalui pelaksanaan pameran bursa kerja dalam tiga tahun terakhir menunjukkan capaian yang cukup baik, yakni 1.031 orang pada 2023, 946 orang pada 2024, dan meningkat menjadi 1.579 orang pada 2025.

"Kegiatan ini juga merupakan bagian dari upaya mengurangi pengangguran dan kemiskinan serta mendukung pengendalian inflasi melalui perluasan kesempatan kerja," katanya.

Salah seorang pencari kerja asal Sokaraja, Banyumas, Rahma Aprilia mengaku terbantu dengan penyelenggaraan Banyumas Job Fair 2026 karena memudahkannya memperoleh informasi lowongan pekerjaan setelah lulus dari SMK Negeri 1 Banyumas.

"Dengan adanya kegiatan ini jadi mempermudah kita yang belum dapat kerjaan, buat referensi mau kerja di mana," katanya.

Lulusan jurusan administrasi perkantoran itu mengaku baru pertama kali mencari pekerjaan dan masih membuka peluang untuk berbagai jenis pekerjaan yang tersedia.

"Kalau dari saya mencoba cari yang ada dulu, tidak langsung mencari posisi tertentu. Kalau terlalu fokus pada posisi tertentu, kemungkinan dapatnya lebih susah," katanya.

  • Pemkab Banyumas

Redaktur: Bambang Wijanarko

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Gubernur Emanuel Melkiades Bawa Bantuan ke Tiga Titik Terdampak Gempa M7,7 di Riung

Real Madrid di Bawah Pelatih Mourinho Kalahkan Espanyol 2-1

Putus Akibat Gempa, Akses Jembatan Wae Dampek di Manggarai Timur Pulih

Kapal Kargo Muatan Bijih Besi Tujuan Singapura Tenggelam di Lepas Pantai India, Dua ABK Selamat

Kucuran Beras Capai 1,65 Juta Ton, Pemerintah Optimistis Rem Harga Beras di Puncak El Nino

BPBD Cilacap Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Kekeringan Meteorologis

Menlu Tiongkok Wang Yi Temui Ketua DEN RI Luhut Panjaitan Bahas Investasi di Indonesia

Ratusan Rumah Adat Sade Ludes Terbakar, Pemkab Lombok Tengah Fokus Pulihkan Korban

Korea Utara Tuding Rencana Perluasan Anggaran Pertahanan Jepang Sebagai 'Persiapan Perang'

Brentford Kalahkan Tottenham Hotspur dengan Skor Telak 3-0

Pemprov NTT Percepat Perbaikan Infrastruktur Terdampak Gempa M7,7

Pemerintah Kota Batam Siapkan Subpenyalur BBM Nelayan di Pulau Rempang

Permudah Akses BBM Subsidi, Pemkot Batam Siap Bangun SPBU untuk Nelayan di Pulau Rempang

Harga Daging Ayam Ras di Dua Kabupaten di Riau di Atas Rp40.000/Kg

Film "The Odyssey" Laris di Korea Selatan, Lampaui 6 Juta Penonton

Balas Trump, Iran Peringatkan Negara yang Gabung dengan Sanksi AS Dianggap 'Musuh'

BMKG Prakirakan Sebagian Besar Wilayah RI Diprakirakan Cerah Berawan pada Minggu

Shopee Gandakan Donasi, Perkuat Gotong Royong Digital untuk Pemulihan Paska Gempa NTT

PT KAI Menilai Sejumlah Kegiatan di Purwokerto Tingkatkan Mobilitas Masyarakat

Lampaui Target Nasional, Banten Jadi Contoh CKG-TBC

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.