KAI Purwokerto-DJKA cek Kesiapan Layanan Kereta Jelang Lebaran
Jumat, 13 Feb 2026, 16:58 WIBPurwokerto, Jateng -- PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 5 Purwokerto bersama Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan melakukan pemeriksaan atau ramp check menyeluruh untuk memastikan kesiapan layanan kereta api menjelang masa angkutan Lebaran 2026.
"Fokus utama pemeriksaan meliputi pemenuhan SPM (standar pelayanan minimum) guna memastikan keamanan dan kenyamanan pelanggan selama masa angkutan Lebaran," kata Manajer Humas PT KAI Daop 5 Purwokerto M As'ad Habibuddin di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Jumat.
Menurut dia, pemeriksaan SPM tersebut dilaksanakan pada 10-12 Februari 2026 sebagai bagian dari langkah antisipasi lonjakan penumpang saat periode Lebaran, sekaligus menjamin kelancaran operasional perjalanan kereta api di wilayah KAI Purwokerto.
Ia mengatakan pemeriksaan dilakukan secara detail terhadap fasilitas pelayanan dan unsur pendukung operasional di stasiun maupun di rangkaian kereta.
"Kegiatan itu mengacu pada Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 63 Tahun 2019 tentang Standar Pelayanan Minimum Angkutan Orang dengan Kereta Api serta Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 2017 tentang perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 56 Tahun 2009 tentang Penyelenggaraan Perkeretaapian," katanya.
Lebih lanjut, dia mengatakan pemeriksaan mencakup sejumlah kereta api dan 10 stasiun di wilayah kerja KAI Purwokerto.
Di area stasiun, tim mengecek fasilitas keselamatan seperti alat pemadam api ringan (APAR), jalur dan petunjuk evakuasi, titik kumpul, serta nomor darurat.
Selain itu, tim memeriksa kesiapan fasilitas kesehatan berupa pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K), kursi roda, tandu, serta kualitas penerangan.
Pemeriksaan juga dilakukan terhadap aspek keamanan seperti fungsi kamera pemantau (closed circuit television/CCTV), keberadaan petugas, dan kelengkapan informasi pelayanan juga menjadi fokus evaluasi.
Dalam pemeriksaan di atas kereta api, tim menilai kelayakan fasilitas keselamatan seperti rem darurat, alat pemecah kaca, alat pemadam api ringan (APAR), dan informasi jalur evakuasi.
Di samping itu, layanan pendukung seperti ketersediaan P3K, informasi kontak kondektur, kebersihan toilet, pengatur suhu udara, fasilitas bagi penyandang disabilitas, serta kejelasan informasi relasi dan tempat duduk penumpang turut diperiksa.
"Hasil ramp check secara umum menunjukkan fasilitas pelayanan telah memenuhi ketentuan, dan temuan di lapangan menjadi bahan tindak lanjut untuk penyempurnaan layanan menjelang puncak arus mudik dan balik Lebaran," kata As'ad.
Redaktur: Koran Jakarta
Penulis: Antara, Sujar
Berita Terkait:
-
PT KAI Jakarta: 583 Ribu Tiket Terjual untuk Masa Angkutan Lebaran 2026
-
Antisipasi Penumpukan di Merak Bakauheni, Kemenhub Terapkan Delaying System hingga Pembagian Pelabuhan
-
Dishub Jaksel Uji Kelaikan Bus di Terminal Lebak Bulus Jelang Lebaran
-
Pemeriksaan kelaikan angkutan umum Lebaran
-
Hadapi Arus Mudik Lebaran, Dermaga Samarinda Pastikan Kelaikan Kapal-kapal Angkutan Sungai
-
Masyarakat Perlu Benar-benar Berhati-hati atas Virus Nipah karena Belum Ada Obatnya
-
8 Bus AKAP Tak Laik Jalan di Terminal Lebak Bulus Dilarang Beroperasi
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.