8 Bus AKAP Tak Laik Jalan di Terminal Lebak Bulus Dilarang Beroperasi

Kamis, 12 Mar 2026, 08:25 WIB

JAKARTA - Sebanyak delapan bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) dilarang beroperasi setelah dinyatakan tidak laik jalan saat dilakukan ramp check di Terminal Lebak Bulus, Kelurahan Pondok Pinang, Kecamatan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

Pelaksanaan ramp check ini dilakukan petugas dari Unit Pengelola Pengujian Kendaraan Bermotor (UP PKB) Jagakarsa bersama Suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan.

Ket. Foto: Petugas Unit Pengelola Pengujian Kendaraan Bermotor (UP PKB) Jagakarsa bersama Suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan melakukan ramp check bus AKAP di Terminal Lebak Bulus — Sumber: Pemprov DKI

Kepala Seksi Operasional Lalu Lintas Angkutan Jalan Suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan, Alfian Michiels mengatakan, kegiatan ramp check dilakukan untuk memastikan bus AKAP benar-benar laik jalan sebelum mengangkut pemudik ke tempat tujuan.

"Kami bersama UP PKB Jagakarsa menjadwalkan kegiatan ramp check ini berlangsung mulai 9 hingga 29 Maret 2026," ujarnya, Kamis (12/3).

Alfian menjelaskan, hingga pelaksanaan pemeriksaan terakhir, petugas telah memeriksa delapan unit bus AKAP. Namun, seluruh kendaraan tersebut dinyatakan belum memenuhi standar kelayakan jalan sehingga harus melengkapi sejumlah komponen yang masih kurang.

Menurut Alfian, beberapa temuan yang paling sering dijumpai antara lain ketiadaan alat pemadam api ringan (APAR), sabuk pengaman yang tidak berfungsi, penggunaan ban vulkanisir, hingga pintu darurat yang terhalang kursi penumpang akibat kelebihan muatan.

"Mereka yang kedapatan busnya belum laik jalan kami minta untuk sementara tidak beroperasi sampai seluruh ketentuan dipenuhi dengan baik," terangnya.

Sementara itu, Kepala Terminal Lebak Bulus, Joni Budhi menambahkan, dalam kegiatan ramp check tersebut petugas juga memeriksa sistem pengereman, lampu penerangan, hingga fungsi wiper pada bus.

Pemeriksaan tersebut dinilai penting mengingat kondisi cuaca di Jakarta yang masih sering diguyur hujan sehingga seluruh komponen keselamatan kendaraan harus berfungsi optimal.

"Kami selalu mengingatkan kepada pengemudi dan operator bus agar mengutamakan keselamatan penumpang dan awak bus. Untuk itu, seluruh kelengkapan dan kondisi komponen bus wajib dipastikan dalam keadaan baik," ujarnya.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Lili Lestari

Berita Terbaru

Paus Leo XIV Desak Dunia Lawan Kemiskinan dan Ketimpangan

PDIP Jatim Bidik Kursi Gubernur pada Pemilu 2029

"Silent Hill: Townfall" Eksklusif Konsol PS5 Minimal Enam Bulan

Resmi Digarap Disney! National Treasure 3 Masuk Pengembangan, Nicolas Cage Siap Kembali?

Fitur Baru ChatGPT di iOS: Bisa Akses Foto Terbaru Tanpa Buka Galeri

Gempa M 5,9 Guncang Jepang Dekat Tokyo: 37 Orang Terluka, Kereta Sempat Lumpuh!

Perang Dagang AS-Kanada Memanas: Mark Carney Siapkan Bea Masuk Produk Washington

Xabi Alonso Yakin Cole Palmer Tampil Menawan Bersama Chelsea Jelang Laga Lawan Fulham

Karya Tangan Badui Unjuk Gigi di Bazar Harkop Harnas 2026

Jelang Laga Kontra Liverpool, Newcastle United Resmi Perluas Kapasitas St James' Park

Musim Durian Tiba, Kantong Warga Lebak Ikut Berbuah

3 Tantangan Berat Trent Alexander-Arnold Usai Putuskan Hengkang dari Liverpool

Virus Zika Jadi Sorotan, Dispar Bali Minta Wisman Tetap Santai Berwisata

PLN dan YBM PLN Hadirkan Layanan Kesehatan hingga Promo Tambah Daya untuk Warga Lenteng Agung.

Era AI Datang, Wamenekraf Tantang Desainer Tingkatkan Kompetensi hingga Bisnis

Bukan Lagi Sekadar Cangkul, Teknologi Bantu Petani Bantul Kelola 200 Hektare Lahan Bawang Merah

Wali Kota Jakarta Barat Beri Penghargaan kepada PLN atas Kontribusi Cegah Kebakaran.

Pesawat Listrik Terbesar Dunia X1 Sukses Terbang Perdana, Biaya Cas Cuma Rp88 Ribu!

Siagakan 93.782 Ton Beras, Bulog Antisipasi Krisis Pangan Pascagempa NTT

PLN Hadir di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Ada Promo Merdeka Daya Diskon 50 Persen

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.