Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Puluhan Pendaki Liar yang Berencana Naik Gunung Singgalang Dibina

📅 Selasa, 10 Feb 2026, 16:37 WIB | Oleh:
Puluhan Pendaki Liar yang Berencana Naik Gunung Singgalang Dibina Doc: Antara/HO-Humas BKSDA Sumbar
Ket. Petugas memberikan pemahaman tentang larangan pendakian kepada pendaki liar Gunung Singgalang di Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat.

Kota Padang -- Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) berhasil mencegah puluhan pendaki liar yang berencana menaiki Gunung Singgalang yang saat ini masih ditutup di Kabupaten Tanah Datar.

"Benar, ada sekitar 20 pendaki liar yang kami amankan bersama petugas karena ingin mendaki Taman Wisata Alam Gunung Singgalang," kata Kepala Seksi Wilayah II BKSDA Sumbar Isroi di Kota Padang, Senin.

Selain puluhan pendaki, BKSDA Sumbar juga turut mengamankan 4 hingga 5 orang warga lokal yang bertugas sebagai pemandu. Puluhan pendaki tanpa izin tersebut diamankan karena saat ini Gunung Singgalang, Gunung Tandikat dan Gunung Marapi masih ditutup dari aktivitas pendakian.

"Ketiga gunung ini masih kami tutup terutama pascameletusnya Gunung Marapi pada 3 Desember 2023," sebut Isroi.

Terhadap puluhan pendaki liar tersebut BKSDA memberikan pembinaan dan pemahaman tentang larangan mendaki terhadap ketiga gunung itu. Khusus Gunung Singgalang dan Gunung Tandikat, penutupan dikarenakan masih minimnya fasilitas atau sarana bagi para pendaki.

Sarana dan fasilitas yang dimaksud di antaranya rambu-rambu atau penunjuk arah untuk menuju Gunung Tandikat dan Gunung Singgalang. BKSDA hingga kini juga masih menyiapkan standar operasional prosedur (SOP) terkait pendakian demi mencegah kecelakaan pendakian.

Selama aktivitas pendakian ketiga gunung yang berada di bawah naungan BKSDA itu ditutup, petugas gabungan yang terdiri dari BKSDA, TNI, Polri dan masyarakat setempat terus melakukan pengawasan agar tidak ada pendakian ilegal.

"Pengawasan terus kami lakukan terutama pada saat momentum krusial seperti 17 Agustus dan pergantian malam tahun baru," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Hendak Terbang, Warga AS Di...
Megapolitan
Seorang Tentara AS yang Ter...
Luar Negeri
Bantu Rumah Tangga, Jepang ...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.