- Home
-
- Megapolitan
-
- PT KAI: Sejak Beroperasi L...
PT KAI: Sejak Beroperasi LRT Jabodebek Telah Melayani 57,1 Juta Pelanggan
Selasa, 10 Feb 2026, 15:25 WIBJAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (KAI) mencatat total jumlah pengguna LRT Jabodebek sebanyak 57.149.924 orang. Pencapaian tersebut diraih dalam periode waktu operasi sejak Agustus 2023 sampai dengan awal bulan Februari 2026.
Pertumbuhan volume penumpang itu menunjukkan tren kenaikan secara konsisten setiap tahun di wilayah perkotaan Jakarta. Perusahaan moda transportasi umum ini melayani sekitar 2.714.594 orang penumpang pada data terakhir Januari tahun 2026.
Jumlah pelanggan awal tahun ini meningkat signifikan dari data bulan Januari periode tahun sebelumnya. Catatan resmi menunjukkan ada sebanyak 2.146.859 pelanggan pada bulan Januari tahun 2025.
Stasiun Dukuh Atas menjadi pusat pergerakan tertinggi dengan melayani sebanyak 17.548.139 keluar masuk gerbang oleh penumpang. Kemudian Stasiun Harjamukti menyusul pada urutan kedua dengan total 13.281.814 pergerakan pelanggan kereta di wilayah itu.
âLRT Jabodebek dirancang untuk menghubungkan kawasan hunian, pusat aktivitas, dan simpul transportasi secara terintegrasi. Pertumbuhan pelanggan yang konsisten menunjukkan bahwa layanan ini semakin menjadi bagian dari keseharian masyarakat, sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam membangun sistem transportasi perkotaan yang berkelanjutan, efisien, dan berorientasi pada pelayanan publik,â ujar Vice President Corporate Communication PT KAI, Anne Purba.
Penumpang pada tahun 2024 mencapai 21.055.870 orang sebelum melonjak menjadi 28.816.787 pelanggan pada tahun 2025. Kawasan hunian yang terus berkembang memerlukan sarana konektivitas transportasi publik andal yang beroperasi dengan sangat terjadwal.
Stasiun Kuningan juga mencatat mobilitas tinggi sebanyak 10.274.649 pergerakan pelanggan sebagai pusat kawasan bisnis dan layanan. Sementara itu Stasiun Cikoko melayani 9.246.972 pelanggan serta Stasiun Pancoran tercatat sebanyak 7.347.741 pintu gerbang utama.
"Peningkatan pengguna menunjukkan adanya kepercayaan publik terhadap transportasi massal. Tantangan berikutnya adalah memastikan layanan tetap andal di jam sibuk agar peralihan dari kendaraan pribadi bersifat berkelanjutan, bukan sementara,â ujar Manager of Public Relation LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, dalam keterangannya di Jakarta, Senin (9/2).
Data tersebut selaras dengan angka kenaikan mobilitas penduduk produktif menurut laporan Badan Pusat Statistik (BPS) resmi. Kinerja operasional angkutan kereta cepat tersebut diharapkan mampu mendukung agenda nasional dalam pembangunan sektor mobilitas berkelanjutan.
Fokus layanan akan dipusatkan pada kepastian waktu tempuh guna memberikan rasa aman dan kenyamanan bagi para penumpang. ils/I-1
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Ilham Sudrajat
Berita Terkait:
-
KAI Jadi Inspirasi Layanan Publik, Dinilai Mampu Bersaing dengan Standar Global
-
Apresiasi untuk Warga Badui yang Konsistensi dalam Menjaga Tradisi Seba
-
SPKAI: Kecelakaan di Bekasi Timur Jadi Momentum Evaluasi Total Sistem Perkeretaapian Nasional
-
25.271 Calon Haji Telah Diberangkatkan ke Madinah
-
Mempersiapkan Klinik Satelit untuk Melayani Jamaah Haji dengan Cepat
-
Embarkasi Banjarmasin Berangkatkan Kloter 02 Asal Kabupaten Banjar
-
KAI Percepat Proyek Peron Baru Stasiun Bogor untuk KRL 12 Rangkaian
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.