Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gubernur Bobby Dukung Magang Kerja ke Jepang, Dorong Putra-Putri Sumut Tingkatkan Kualitas SDM

📅 Selasa, 10 Feb 2026, 05:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gubernur Bobby Dukung Magang Kerja ke Jepang, Dorong Putra-Putri Sumut Tingkatkan Kualitas SDM Doc: Antara
Ket. Gubernur Sumatera Utara Bobby Afif Nasution (kanan) didampingi Kepala Dinas Ketenagakerjaan Provinsi Sumut Yuliani Siregar (kiri) menerima perwakilan OSHiN Tekno dan LPK Mori Centre di Kantor Gubernur Sumut, Senin (9/2).

Medan - Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Afif Nasution menyatakan dukungannya terhadap program magang kerja bagi putra-putri Sumut ke Jepang.

"Saya sangat mendukung. Kita boleh mengirim tenaga kerja ke luar negeri, tetapi itu bukan solusi utama," ucap Bobby usai menerima perwakilan OSHiN Tekno dan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Mori Centre di Kantor Gubernur Sumut, Senin (9/2).

Ia mengatakan, program magang kerja ke Jepang dinilainya sebagai salah satu solusi strategis untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM).

"Yang paling penting adalah mereka membawa pulang ilmu, pengalaman, dan keterampilan untuk membangun daerah asal," ujar Bobby.

Gubernur menambahkan, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara siap mendukung pelatihan keterampilan bagi calon peserta magang.

"Hal ini penting agar tenaga kerja yang dikirim benar-benar sesuai kebutuhan, serta kesiapan perusahaan penerima di Jepang," tutur Bobby.

Perwakilan OSHiN Tekno dan LPK Mori Centre Muhammad Khaidar berharap Gubernur Sumatera Utara dapat melakukan kunjungan langsung ke Jepang.

Selama di Jepang, lanjut dia, Gubernur Sumatera Utara dapat bertemu langsung dengan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Osaka.

"Kami berharap dukungan Bapak Gubernur hadir langsung di Jepang untuk bertemu KJRI Osaka guna mengumpulkan lembaga, dan organisasi penerima kerja," papar Khaidar.

Sebab, pihaknya meyakini kunjungan ini akan meningkatkan kepercayaan organisasi dan perusahaan pemberi kerja terhadap pekerja asal Sumatera Utara.

Khaidar juga menyampaikan, di Jepang saat ini membutuhkan tenaga kerja dalam jumlah besar tahun ini, khususnya sektor pertanian dan perkebunan.

Saat ini terdapat sekitar 3.000 perusahaan berada di bawah organisasi penerima kerja di Jepang dengan sektor usaha yang beragam.

"Kami berharap dari Sumut dapat mencapai seribu peserta magang ke Jepang melalui LPK yang ada di Sumut," tuturnya.

Selama ini, lanjut dia, perekrutan tenaga kerja asal Sumatera Utara dinilai masih sedikit dibandingkan daerah lainnya di Indonesia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Nasional
55 Juta Warga Pantura Teran...
Advertisement
Kerusuhan Pecah di Milan, Toko-toko Dijarah Massa

Kerusuhan Pecah di Milan, Toko-toko Dijarah Massa

19 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.