Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sensus Burung Air di Danau Limboto Gorontalo

📅 Sabtu, 07 Feb 2026, 23:04 WIB | Oleh: Tim Penulis
Sensus Burung Air di Danau Limboto Gorontalo Doc: Antara

Gorontalo - Perkumpulan Biodiversitas Gorontalo (BIOTA) melakukan sensus burung air di Danau Limboto, Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo.

Penggiat lingkungan BIOTA Iwan Hunowu di Gorontalo, Sabtu mengatakan ratusan individu burung air residen (penetap) dan jenis migran (pendatang) di Danau Limboto tercatat dalam pengamatan dan sensus burung air Asia (Asian Waterbird Census).

Jenis burung-burung tersebut antara lain blekok sawah (Ardeola speciosa), kuntul kecil (Egretta garzetta), kuntul kerbau (Bubulcus ibis), cangak merah (Ardea purpurea), gagang bayam (Himantopus himantopus), kirik-kirik laut (Merops philippinus), layang-layang batu (Hirundo tahitica), perkutut (Geopelia striata), tekukur (Spilopelia chinensis), kicuit batu (Motacilla cinerea), dederuk merah (Streptopelia tranquebarica), cucak kutilang (Pycnonotus aurigaster), Dara laut (Sterna sp), kerakbasi (Acrocephalus), cerek kalung kecil (Charadrius dubius), cerek tilil (Charadrius alexandrinus), Tikusan alis-putih (Poliolimnas cinereus) dan dua jenis burung masih belum teridentifikasi.

“Pengamatan dan sensus burung dimulai pukul 06.00 WITA di tepi Danau Limboto,” kata Iwan.

Dalam penghitungan burung air ini, sejumlah pengamat menggunakan peralatan khusus, yaitu teropong (binocular), spotting scope dan buku panduan lapangan.

Sensus burung air di Gorontalo secara rutin dilaksanakan BIOTA, berkolaborasi dengan Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Gorontalo, The Society of Indonesian Environmental Journalists (SIEJ) Simpul Gorontalo dan program studi Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK) Fakultas Teknik Universitas Negeri Gorontalo (UNG).

Ia juga bersama 80 orang dari lembaga kolaborator ditambah mahasiswa Fakutas Hukum dan Fakultas Farmasi UNG, Ketua Program Studi Konservasi Hutan Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Gorontalo.

Mereka mengamati burung dan mencocokkan dengan gambar di buku panduan lapangan, upaya ini tidak serta merta dapat mengidentifikasi. Bagi pengamat pemula, dibantu para pengamat burung yang berpengalaman.

Penghitungan burung air sangat mudah dilakukan, bahkan banyak dari peserta merasakan penasaran dan menyenangkan.

Salah satu alasannya adalah burung air sangat mudah dijumpai dan dapat ditemukan di berbagai jenis lahan basah, seperti sungai, danau, atau sawah.

Burung-burung ini memesona dan memegang peranan penting dalam fungsi ekosistem.

“Sejak awal abad ke-20, telah disadari bahwa burung-burung ini hanya dapat dilestarikan dan dikelola secara berkelanjutan melalui kolaborasi internasional,” kata Koordinator AWC Indonesia yang juga Ketua Sekretariat Kemitraan Nasional Konservasi Burung Bermigrasi dan Habitatnya (KNKBBH) Ragil Satriyo Gumilang.

Ragil menjelaskan burung air telah memikat para pengamat burung amatir dan relatif mudah untuk dihitung.

Hal ini menjadikan burung ini ideal untuk dilakukan pemantauan jangka panjang karena relatif efisien biayanya untuk disurvei dari tahun ke tahun, terutama karena dilakukan melalui jaringan sukarelawan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Apakah Ada yang Tahu Apa Itu Jelekongism

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Apakah Ada yang Tahu Apa It...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.